Siswa SDN 2 Kaligondo Genteng Banyuwangi Sukses Raih Medali Perak Di Kejurnas Taekwondo Indonesia Superfight 4 Tahun Ini
Banyuwangi,Media Putra Bhayangkara,- Atlet Taekwondo Kabupaten Banyuwangi Akbar Daffa Putra (11) yang masih menjadi siswa kelas V SDN 2 Kaligondo Kecamatan Genteng,Kabupaten Banyuwangi kembali mengharumkan daerahnya dengan meraih medali perak dalam event Taekwondo Nasional Indonesia Superfight 4 Grade C (5 Propinsi) yang digelar pada 2-4 Oktober 2026 kemarin.
Dalam event nasional yang digelar di GOR Ken Arok Malang,bocah yang juga berlatih di dojang Taekwondo Tiger Academy Banyuwangi ini turun di kelas Pra Kadet C Under 43 kg Prestasi.
Turun ke arena dengan optimis dia di semifinal dengan perjuangan yang tidak mudah berhasil mengalahkan atlet dari klub Koguryo Manahan Solo.
Memasuki babak final berhadapan dengan atlet dari klub LSG Semarang Jawa Tengah.Setelah melalui pertarungan yang seru dan saling mengejar point Daffa panggilan akrab atlet ini belum berhasil mengalahkan atlet wakil dari Semarang.Dia kalah dengan point tipis dalam pertarungan 2 ronde.
Daffa yang di akhir bulan September 2026 kemarin sukses meraih medali emas dalam event Kejurprov Antar Pelajar Piala Gubernur Jawa Timur 2026 kepada Media mengaku bahwa lawan yang dihadapi memang baru pertama kali bertemu dan memiliki tekhnik yang bagus.
“Lawan saya di final baru pertama bertemu,tekhniknya bagus.Saya bermain kurang maksimal tidak seperti saat di Kejurprov kemarin.Saya mohon maaf kepada semuanya yang telah mendukung saya dan semoga dalam event ke depan bisa berprestasi maksimal lagi,” kata Daffa saat ditemui di rumahnya,Senin (12/10/26).
Sementara itu ibunya Maya Riana Widayanti ditempat yang sama menambahkan bahwa hasil kali ini patut disyukuri.Karena atlet kadang performanya tidak stabil dan lawan yang dihadapinya mungkin skillnya lebih baik.Dirinya menyadari bahwa masa depan Daffa masih panjang.Yang utama lagi putranya pulang dengan kondisi tidak cedera.
“Tahun ini Daffa tanding di kelas Pra Kadet C under 43 kg Mas.Tahun depan dia sudah harus naik di kelas Kadet,tentunya persaingannya akan lebih berat lagi.Hasil di Malang kemarin patut kita syukuri dan ini sebagai evaluasi dari pelatihnya untuk event ke depan,”ungkap ibunya.
Maya juga berterimakasih kepada pihak sekolah yang telah mengapresiasi atas prestasi putranya selama ini.Dirinya menambahkan dalam setiap Daffa mengikuti kejuaraan pihak sekolah melalui guru kelasnya selalu aktif menanyakan hasil Daffa bertanding.
“Saya selaku orang tua juga berterimakasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan perhatian serta dukungan kepada anak saya dalam mengejar prestasi di jalur non akademik.Pihak sekolah tidak pernah mempersulit disaat anak saya minta ijin saat akan mengikuti kejuaraan dan juga dengan sabar membimbing Daffa saat ketinggalan pelajaran di sekolah,”tutup Maya kepada Media Putra Bhayangkara.(Team).
