September 27, 2026

Sinergi TNI–Polri, Yonif Tp 804/Dbay Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026

IMG-20260313-WA0042

Nabire, Papua Tengah – Prajurit Yonif TP 804/DBAY turut ambil bagian dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026 yang dilaksanakan di Lapangan kantor Gubernur Papua Tengah (Bandara Lama Nabire), Kamis (12/3/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan apel ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana guna mendukung kelancaran arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Papua Tengah membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan pengamanan Idulfitri.

Berdasarkan data potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026, diperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik. Oleh karena itu diperlukan kesiapan pengamanan dan pelayanan yang optimal dari seluruh pihak terkait.

Untuk mendukung hal tersebut, Polri bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan.

Pengamanan juga didukung dengan penyediaan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi serta pelayanan bagi masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Selain pengamanan jalur transportasi, operasi ini juga difokuskan pada pengamanan 185.607 objek vital seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Kapolri juga mengingatkan seluruh personel untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga konflik kelompok masyarakat melalui patroli rutin serta kerja sama dengan unsur pengamanan masyarakat.

Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026, termasuk unsur TNI, kementerian terkait, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, Basarnas, serta berbagai instansi dan mitra lainnya.

Keikutsertaan prajurit Yonif TP 804/DBAY dalam apel gelar pasukan ini menjadi wujud dukungan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Papua Tengah.

MPB ABIRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *