Sinergi Lanal Nabire dan Tim Gabungan: Upaya Gigih Menyelamatkan Anak Korban Truk Sampah yang Terjatuh ke Laut
Nabire — Memasuki hari ketiga pencarian, proses evakuasi truk sampah yang terjatuh ke laut di Pelabuhan Samabusa Nabire berhasil dilakukan pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 15.20 WIT. Namun demikian, tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seorang anak korban kecelakaan yang hingga kini belum ditemukan.
Pjs. Dandenpom Lanal Nabire, Letda Laut (PM) Bagus Efend, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Jumat (26/12/2025) saat KM Sinabung hendak sandar di pelabuhan. Pada saat itu, sebuah truk sampah yang berada di atas dermaga melakukan olah gerak mundur dan terjatuh ke laut. Di dalam truk tersebut terdapat dua orang, yakni sopir dan anaknya.
“Saat kejadian, anggota kami yang sedang melaksanakan pengamanan Pelni langsung melakukan pertolongan. Sopir berhasil dievakuasi, namun dinyatakan meninggal dunia. Sementara anak korban hingga saat ini masih dalam pencarian,” ungkap Letda Laut (PM) Bagus Efend.
Ia menambahkan, pada hari pertama pencarian dilakukan dengan menyelam di sekitar titik jatuhnya kendaraan berdasarkan keterangan saksi. Hari kedua, pencarian dilanjutkan bersama tim selam TNI AL, Basarnas, unsur UPP, serta instansi terkait lainnya, namun belum membuahkan hasil. Pada hari ketiga, fokus utama diarahkan pada pengangkatan badan truk dari dasar laut.
Proses pengangkatan truk berhasil dilakukan dengan bantuan KM Dorolonda. Meski demikian, keberadaan jenazah anak korban belum ditemukan. Tim gabungan pun berencana melanjutkan pencarian pada hari berikutnya dengan menyisir perairan sekitar pelabuhan menggunakan speedboat dan perahu karet, bekerja sama dengan Basarnas dan unsur laut lainnya.
Sementara itu, Kepala Kantor UPP Kelas II Nabire, Semuel Lans Maniagasi, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya sejak awal telah melakukan koordinasi lintas instansi dalam penanganan kecelakaan tersebut. Ia mengapresiasi keterlibatan Polairud Polda Papua Tengah, KP3 Laut, Lanal Nabire, Basarnas, serta petugas PELNI Nabire yang terus bersinergi dalam proses evakuasi dan pencarian korban.
Dari pihak keluarga korban, Ferdinandus Binasyuri menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat. Ia berharap dengan dukungan doa dan upaya maksimal dari tim gabungan, anak korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.
Hingga Minggu sore, operasi pencarian masih terus dipersiapkan untuk dilanjutkan, dengan fokus penyisiran di sekitar perairan Pelabuhan Samabusa Nabire.
MPB ABIRAYANTI
