Sat Binmas Polres Tolikara Mediasi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Kedepankan Musyawarah dan Penyelesaian Humanis
Tolikara (Karubaga), Papua Pegunungan, MPB – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tolikara terus mengedepankan penyelesaian permasalahan masyarakat melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Problem Solving yang dilaksanakan oleh Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Tolikara, Bripka Mazmur Matuan, pada Jumat (07/08/2026).
Mediasi dilakukan terhadap permasalahan dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan Dekis Kuma selaku pelapor dengan Linda Wanimbo sebagai pihak terlapor. Kegiatan berlangsung dengan menghadirkan kedua belah pihak untuk memberikan penjelasan secara terbuka di hadapan peserta mediasi.
Dalam kesempatan tersebut, Dekis Kuma menjelaskan bahwa dirinya dituduh membawa kabur dana desa dan tidak membagikannya kepada masyarakat. Ia membantah tuduhan tersebut dan menyampaikan bahwa dana desa telah disalurkan kepada masyarakat sesuai peruntukannya. Apabila masih terdapat sisa anggaran, dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan pembangunan di desa.
Keterangan tersebut juga diperkuat oleh sejumlah warga yang hadir, termasuk Dinus Kogoya, yang menyatakan bahwa selama menjabat sebagai kepala desa, Dekis Kuma tidak pernah membawa kabur dana desa dan penggunaan anggaran telah dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Linda Wanimbo menjelaskan bahwa tujuan penyampaian permasalahan tersebut bukan untuk memfitnah, melainkan meminta klarifikasi terkait penggunaan dana desa karena masyarakat ingin mengetahui secara terbuka pemanfaatan anggaran demi pembangunan dan kesejahteraan desa.
Setelah mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak, Bripka Mazmur Matuan menyimpulkan bahwa persoalan yang terjadi dipicu oleh kurangnya komunikasi dan keterbukaan mengenai penggunaan dana desa. Melalui mediasi tersebut, kedua pihak diberikan pemahaman agar mengedepankan dialog dan menyelesaikan setiap persoalan secara musyawarah demi menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
Kasat Binmas Polres Tolikara, IPDA Kasrim, S.E., mengatakan bahwa kegiatan problem solving merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan secara damai tanpa mengedepankan konflik.
«”Kami selalu mengutamakan penyelesaian masalah melalui musyawarah dan pendekatan humanis. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan secara bijaksana sehingga situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan hubungan antarwarga tetap terjaga,” ujar IPDA Kasrim.»
Melalui kegiatan problem solving, Sat Binmas Polres Tolikara berharap budaya musyawarah terus menjadi solusi utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis, aman, dan penuh rasa kekeluargaan.
Penulis : Gunz
