Rutan Balige Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri: Komitmen Bersama Menuju Pemasyarakatan Bersih dan Aman
Balige, Jumat 11 April 2025
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara melaksanakan razia gabungan dalam rangka mendukung upaya pemberantasan barang terlarang serta menciptakan suasana aman dan tertib di dalam lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari sinergitas antara institusi pemasyarakatan, TNI, dan Polri.
Razia tersebut digelar sebagai bagian dari program nasional “Pemasyarakatan Bersih-Bersih”, yang juga sekaligus memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 tahun 2025. Kepala Rutan Kelas IIB Balige, David Nicolas, langsung memimpin kegiatan ini yang turut melibatkan seluruh pejabat struktural dan petugas Rutan, serta personel dari Polsek Balige dan Koramil 17/Balige.
Dalam apel persiapan yang digelar sebelum pelaksanaan razia, Karutan David menekankan pentingnya sikap humanis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), namun tetap menjalankan tugas dengan ketelitian dan kecermatan tinggi dalam menggeledah kamar hunian. Pendekatan profesional dan beretika ini merupakan prinsip dasar dalam pelaksanaan razia, guna menjamin tidak adanya pelanggaran HAM terhadap WBP.
Tahapan Pelaksanaan Razia
Kegiatan razia dimulai dengan pengarahan kepada para WBP. Mereka diminta untuk tetap tenang, kooperatif, dan tidak panik selama proses pemeriksaan berlangsung. Seluruh petugas kemudian melakukan pemeriksaan fisik terhadap WBP, dilanjutkan dengan penggeledahan kamar hunian satu per satu. Fokus utama adalah mendeteksi dan menyita benda-benda terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban lingkungan Rutan.
Hasil dari penggeledahan tersebut menunjukkan adanya sejumlah barang yang dianggap berpotensi mengancam stabilitas keamanan, seperti benda tajam, alat komunikasi ilegal, dan barang elektronik yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian. Seluruh barang sitaan langsung diamankan, didata, dan dimusnahkan oleh petugas melalui pembakaran di lokasi yang telah disediakan.
Apresiasi terhadap Sinergitas Antar-Instansi
Karutan David Nicolas menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam kegiatan ini. “Kami berterima kasih atas dukungan dan keterlibatan langsung dari Koramil 17/Balige dan Polsek Balige. Pelaksanaan razia gabungan ini adalah wujud konkret dari sinergi tiga pilar keamanan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang, sekaligus mendukung iklim pembinaan yang kondusif,” ujarnya.
David menegaskan bahwa Rutan Balige berkomitmen penuh dalam melanjutkan program pembenahan internal guna mencegah masuknya barang-barang ilegal ke dalam lingkungan rutan. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi role model bagi institusi pemasyarakatan lainnya di Sumatera Utara maupun secara nasional.
Makna Strategis Razia Gabungan
Pelaksanaan razia gabungan ini tidak sekadar menjadi bentuk pengawasan fisik, namun juga merupakan langkah preventif dan strategis dalam deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dalam konteks pembinaan, kegiatan semacam ini mempertegas bahwa keamanan merupakan syarat utama dalam membangun sistem pemasyarakatan yang mampu menjalankan fungsinya secara maksimal—yakni sebagai lembaga pembinaan, bukan sekadar tempat penahanan.
Media Putra Bhayangkara mengapresiasi langkah tegas, profesional, dan sinergis yang dilakukan oleh Rutan Kelas IIB Balige bersama TNI dan Polri. Semoga langkah ini menjadi bagian dari gerakan reformasi pemasyarakatan secara menyeluruh demi terwujudnya sistem hukum dan keadilan yang humanis dan bermartabat.
RUBAGE KERAS!
Diterbitkan Oleh: Media Putra Bhayangkara 11 April 2025. Frish. H. Silaban
