Ming. Agu 2nd, 2026

RSUD Tarutung Raih Akreditasi Madya sebagai Lembaga Pelatihan Bidang Kesehatan

TARUTUNG – Sabtu 18 Juli 2016. Putrabhayangkara.id

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung kembali mencatatkan capaian di bidang pengembangan sumber daya manusia kesehatan. Unit Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi (UPPK) RSUD Tarutung resmi meraih Akreditasi Madya sebagai Lembaga Pelatihan Bidang Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Predikat tersebut diperoleh setelah melalui proses penilaian akreditasi yang dilaksanakan pada 30 Juni 2026. Hasilnya ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor HK.02.02/F/2144/2026 tanggal 15 Juli 2026 tentang Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung sebagai Lembaga Pelatihan Bidang Kesehatan.

Akreditasi ini menjadi pengakuan bahwa Unit Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi RSUD Tarutung telah memenuhi standar penyelenggaraan pelatihan bidang kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, sekaligus memperkuat peran rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan secara berkelanjutan.

Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh jajaran rumah sakit dalam memenuhi seluruh indikator penilaian akreditasi.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berkat kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh tim, Unit Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi RSUD Tarutung berhasil meraih Akreditasi Madya. Capaian ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan sesuai standar Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Menurut Bobby, pencapaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan mutu secara berkesinambungan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim asesor Direktorat Mutu Kementerian Kesehatan, tim akreditasi, seluruh pegawai RSUD Tarutung, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses akreditasi berlangsung.

Ke depan, RSUD Tarutung berkomitmen memperluas kualitas layanan pelatihan melalui pengembangan program yang lebih inovatif, peningkatan jumlah tenaga pelatih profesional, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Unit Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi (UPPK) RSUD Tarutung, dr. Eben Ezer Debora Purba, M.Ked(For), Sp.F.M, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dedikasi seluruh tim dalam mempersiapkan setiap tahapan akreditasi.

Menurutnya, pengakuan dari Kementerian Kesehatan menjadi bukti bahwa UPPK RSUD Tarutung telah memenuhi standar nasional dalam penyelenggaraan pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

“Akreditasi ini bukan akhir dari perjalanan kami, tetapi menjadi titik awal untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan kualitas program pelatihan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan. Kami berharap UPPK RSUD Tarutung dapat berkembang menjadi pusat pelatihan yang berkualitas bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Tapanuli Utara maupun berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

Dengan diraihnya Akreditasi Madya tersebut, RSUD Tarutung diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi pelayanan kesehatan yang tidak hanya memberikan layanan medis kepada masyarakat, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berdaya saing.

(Frish. H. Silaban)

Related Post