September 8, 2026

Rombongan Pengawalan BBM Polres Dogiyai Ditembak OTK

IMG-20260904-WA0032

DOGIYAI, Putrabhayangkara.id – Rombongan pengawalan Polres Dogiyai yang mengawal distribusi bahan bakar minyak (BBM) milik PT Gunung Selatan ditembak orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Trans Nabire–Enarotali, Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 15.20 WIT.

Penembakan terjadi saat rombongan pengawalan membawa sejumlah truk tangki BBM dari Kabupaten Deiyai menuju Kabupaten Nabire. Ketika melintas di salah satu patahan jalan di Kampung Idadagi, truk tangki urutan ke-10 yang dikemudikan Priliand Oheo dan dikawal Briptu Yosep Pandori tiba-tiba mendapat tembakan dari arah sebelah kiri.

Tembakan tersebut mengenai kaca pintu kiri truk tangki. Menyadari adanya serangan, Briptu Yosep Pandori mengambil tindakan terukur dengan memberikan tembakan balasan sebanyak dua kali menggunakan senjata dinas jenis M16 untuk melindungi rombongan.

Setelah kejadian, seluruh rombongan mengamankan diri menuju area putaran Kantor DPRD yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polres Dogiyai.

Menerima laporan, Wakapolres Dogiyai AKP Andi Mapparewe bersama Kasat Intel IPTU Jamiludin, Kasat Reskrim IPDA Almon J. Marpaung, S.H., M.M., Kasikum IPDA Agustinus Rirey, Danki BKO Brimob Polda Papua Barat IPDA Purwito, serta puluhan personel langsung menuju lokasi.

Sebanyak 25 personel Polres Dogiyai dan 20 personel BKO Brimob Polda Papua Barat dikerahkan ke TKP menggunakan tiga kendaraan dinas taktis Tambora, satu unit truk dan satu unit mobil Hilux.

Setelah dilakukan pengecekan dan situasi dinyatakan aman, rombongan pengawalan kembali melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nabire sekitar pukul 16.30 WIT. Setelah mengawal rombongan hingga perbatasan Dogiyai–Nabire, personel Polres Dogiyai kemudian kembali ke Mako.

Wakapolres Dogiyai AKP Andi Mapparewe membenarkan adanya insiden tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

“Benar telah terjadi penembakan terhadap rombongan pengawalan kami. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Anggota kami telah melakukan tindakan sesuai prosedur untuk melindungi obyek vital,” ujar Andi.

Menurutnya, Polres Dogiyai bersama personel BKO Brimob Polda Papua Barat masih melakukan penyelidikan, pengumpulan bukti serta pengejaran terhadap pelaku.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi,” katanya.

Pasca kejadian, aparat melakukan olah TKP, meningkatkan patroli dan pengamanan di sepanjang jalur Trans Nabire–Enarotali, serta berkoordinasi dengan unsur TNI dan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan lanjutan.

Polres Dogiyai memastikan pengamanan dan pengawalan distribusi BBM tetap berjalan. Hingga Jumat sore, situasi keamanan di wilayah hukum Polres Dogiyai dilaporkan aman dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *