September 25, 2026

Rapat Paripurna DPRD Agam dipimpin Ketua DPRD H.Ilham Juga Dihadiri Bupati Benni Warlis

IMG-20260701-WA0006

Kab Agam, putrabhayangkara.id.

Ketua DPRD Kabupaten Agam,Propinsi Sumatera Barat, H.Ilham didampingi Wakil Ketua DPR Agam Hendri, Wakil Ketua M.Risman juga dihadiri Bupati Benni Warlis terpaksa ditunda dua kali, karena kurangnya kehadiran anggota DPRD Agam, yang sedia dimulai pk.10.00 wib hingga jam 11.00 wib baru dimulai, karena telah memenuhi kuorum artinya 30 anggota hadir dari 45 anggota DPRD Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat.

Rapat Paripurna pendapat akhir Fraksi terhadap Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Agam tahun anggaran 2025, yang berlangsung di aula utama DPRD Agam, Padang Baru,Kecamatan Lubuk Basung, pada Rabu 1/7/2026.

Fraksi PKS dalam penyampaian pendapat akhirnya, menjelaskan bahwa potensi PAD yang belum tergarap adalah sarang burung walet, dan rumah makan serta kuliner yang belum tergarap dan ini sangat mengecewakan publik, karena belum mampu mendongkrak PAD Agam.

Pemda juga harus mengontrol kelembagaan Baznas terkait kinerja yang belum mampu menyentuh masyarakat miskin.Terkait hadiah yang digelontorkan Baznas perlu dikaji ulang dan harus mendapat perhatian dari Pemkab Agam, apakah tidak menyalahi.

Sementara itu pendapat Akhir Fraksi PAN dalam tanggapannya yang dibacakan Irfan menyampaikan mendorong pemkab untuk mengelola PAD dan memaksimalkan program daerah dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu Fraksi Nasdem dalam penyampaiannya, mengatakan telah mempelajari dan mencermati bahwa fraksi mengapresiasi, namun rusaknya pertanian akibat bencana alam perlu di perbaiki oleh Pemkab Agam, termasuk kanan kiri bahu jalan kelok 44. Dan diharapkan perlu secepatnya untuk diperbaiki. Dan Fraksi Nasdem menerima pertanggungjawaban ini.

Sedangkan Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Masriko, menerangkan bahwa setiap pengelolaan keuangan daerah harus diaudit dan dipertanggungjawabkan, walau hanya satu rupiah.
Fraksi Gerindra mengapresiasi atas capaian WTP. Dan Fraksi Gerindra meminta pemkab Agam untuk segera mengaudit dana bantuan dari berbagai pihak. Yang terpenting juga program pokok murah yang menjadi unggulan kini telah banyak yang menghilang dan program unggulan Bupati ini perlu secepatnya dikaji ulang.

Hadir dalam rapat Paripurna tersebut, nampak Sekda Agam, Kepala OPD, Sekwan, Ketua KPU Agam dan Wartawan yang khusus meliput dilingkungan DPRD Kabupaten Agam.( Leo ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *