Polri Bangun Satuan Pelayanan Gizi di Distrik Napan, Targetkan Operasional dalam 6 Bulan
Media Putra Bhayangkara.id, NABIRE (Papua Tengah) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat hingga ke pelosok negeri. Langkah nyata ini diwujudkan melalui rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Kombes Pol. Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa SPPG di wilayah terluar ini mengemban misi ganda: sebagai garda depan pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan bagi masyarakat lokal.
Saat ini, fasilitas SPPG baru tersedia di pusat Kota Nabire dan kapasitasnya telah mencapai batas maksimal (penuh) berdasarkan data Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG). Distrik Napan dipilih sebagai lokasi ekspansi strategis untuk menjangkau daerah yang selama ini sulit tersentuh layanan serupa.
”SPPG ini sudah terbentuk di Kota Nabire, tetapi di daerah terpencil seperti Napan belum ada. Kami berharap ini menjadi langkah awal yang diikuti oleh distrik-distrik lain,” ujar Kombes Pol. Gatot Suprasetya pada Rabu (25/02/2026).
Pembangunan di Napan diproyeksikan menjadi proyek pionir (percontohan) bagi pengembangan infrastruktur pelayanan gizi di wilayah pedalaman lainnya di Papua Tengah.
Selain fokus pada kesehatan, Polri memastikan kehadiran SPPG akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. Gatot memberikan instruksi tegas terkait penyerapan tenaga kerja dalam operasional fasilitas ini.
Pemberdayaan Warga: Meski investor atau rekanan berasal dari luar daerah, tenaga kerja wajib memberdayakan masyarakat lokal.
Ekosistem Ekonomi: Kehadiran SPPG diharapkan menghidupkan rantai pasok lokal dan meningkatkan taraf hidup di Distrik Napan.
Terkait linimasa, Polri mematok target ambisius di tengah tantangan pengembangan infrastruktur Polda baru di Papua Tengah. Pembangunan fasilitas ini ditargetkan selesai dan dapat beroperasi dalam waktu paling lambat enam bulan.
”Kalau tidak ada kendala, mungkin bisa lebih cepat. Yang terpenting adalah kebutuhan gizi anak-anak sekolah di Distrik Napan segera terpenuhi,” tambahnya.
Meski fokus pada percepatan, pihak Kepolisian memastikan bahwa faktor keamanan wilayah tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek strategis ini.
(MPB/Kord/PT)
