Polres Tolikara Gelar Doa Bersama 7 Hari Mengenang Kepergian Almarhum Bripda Mandemor Wanma
Tolikara, MPB – Polres Tolikara menggelar doa bersama serta pemasangan lilin untuk mengenang 7 hari kepergian almarhum Bripda Mandemor Wanma, personel Polres Tolikara yang telah mendahului kita. Suasana penuh haru menyelimuti halaman Mapolres Tolikara pada Senin malam, saat seluruh keluarga besar Polres Tolikara bersatu dalam doa mengenang rekan terbaik mereka. Senin (01/09/2025)
Doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw.,S.H.,M.H yang dengan penuh ketulusan mengajak seluruh personel untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Setelah doa, acara dilanjutkan dengan prosesi pemasangan lilin sebagai tanda penghormatan terakhir dan simbol terang kasih yang tak pernah padam bagi almarhum.
Dalam sambutannya, Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw.,S.H.,M.H menyampaikan rasa duka mendalam serta penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan pengabdian almarhum semasa hidupnya.
“Almarhum Bripda Mandemor Wanma adalah sosok anggota yang disiplin, penuh semangat, dan berdedikasi bagi institusi. Kehilangan ini sangat terasa bagi kami semua, namun doa dan kenangan baik akan selalu mengiringi beliau,” ujar Kapolres Tolikara
Almarhum Bripda Mandemor Wanma menghembuskan napas terakhirnya akibat kecelakaan lalu lintas di kampung halamannya, Kabupaten Biak Numfor, saat sedang menjalani cuti. Kepergiannya menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga seluruh jajaran Polres Tolikara yang merasa kehilangan salah satu putra terbaiknya.
Dalam momen doa bersama tersebut, tampak para personel tidak dapat menyembunyikan rasa haru. Lilin-lilin yang menyala berjejer rapi, seakan menjadi simbol keabadian doa dan kasih sayang bagi almarhum.
Dengan penuh kekeluargaan, Polres Tolikara menegaskan akan terus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan serta menjadikan keteladanan almarhum sebagai semangat dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Ardi / Rian HUMAS
