September 27, 2026

Polres Taput Nyatakan Perang terhadap Judi dan Narkoba di Tano Batak

Tapanuli Utara, Kamis 22 Mei 2025

Kepolisian Resor Tapanuli Utara menyatakan perang terhadap dua penyakit sosial yang dinilai paling merusak sendi kehidupan masyarakat Batak: praktik perjudian dan penyalahgunaan narkoba.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak dalam berbagai forum, termasuk saat menghadiri ibadah akbar “HKBP Peduli Tano Batak” di Lapangan Serbaguna Tarutung baru-baru ini.

> “Perjudian seperti togel itu hanya memperkaya bandar. Warga jangan sampai tergiur janji palsu kemenangan, karena itu hanya jebakan,” kata Ernis, sebagaimana disampaikan Kasi Humas Polres Taput, Aiptu W. Barimbing, kepada jurnalis, Kamis (22/5).

Ultimatum Kapolres: Siap Dievaluasi!

Dalam pernyataannya, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya gencar memburu para pelaku di lapangan, tetapi juga membuka diri untuk dievaluasi secara internal maupun eksternal. Ia menegaskan tidak akan memberi ruang kepada siapapun, termasuk anggota kepolisian, yang bermain di balik kejahatan sosial tersebut.

> “Saya siap dievaluasi. Jika saya atau anggota saya terbukti terlibat, saya sendiri akan mengambil tindakan tegas,” tegas Ernis.

Pernyataan ini menunjukkan sikap transparan dan keberanian moral yang jarang ditunjukkan secara terbuka oleh pimpinan kepolisian di daerah.

Perangi Bersama: Tokoh Adat, Agama dan Pemerintah Diajak Terlibat

Polres Taput menyadari bahwa pemberantasan narkoba dan perjudian tidak bisa dilakukan sendirian. Oleh karena itu, kepolisian membuka ruang kerja sama dengan tokoh agama, tokoh adat, pemerintah daerah, dan masyarakat luas untuk memperkuat sinergi menjaga kamtibmas.

> “Kami siap berkolaborasi dan terbuka menerima masukan. Kejahatan sosial seperti ini hanya bisa diberantas bila semua komponen masyarakat bersatu,” ujar Barimbing.

Modus Baru, Perang Lama

Meski belum merilis data resmi kasus terkini, Barimbing mengakui bahwa praktik judi dan narkoba terus bertransformasi. Modus operandi pelaku kini lebih rapi, bahkan berkamuflase di balik aktivitas harian seperti warung kopi atau platform online.

> “Mereka makin lihai, tapi kami juga makin waspada. Saat ini kami sedang mengembangkan sejumlah informasi untuk membongkar jaringan yang masih beroperasi diam-diam,” katanya.

Dengan pernyataan tegas dari pucuk pimpinan dan semangat keterbukaan dalam penegakan hukum, Polres Taput menunjukkan bahwa mereka tidak main-main. Perang terhadap narkoba dan judi sudah dimulai—dan tidak ada ruang aman bagi para pelaku di Tano Batak.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *