Petugas Kebersihan Kota Bobong Datangi Kantor DPRD Terkait Pemotongan Gaji
Taliabu- Putrabhayangkara.id – Petugas kebersihan Kota Bobong, mendatangi DPRD Kabupaten Pulau Taliabu guna menyampaikan aspirasi terhadap pemotongan gaji mereka dari Dinas Lingkungan Hidup pada, Kamis, 13 Februari 2025.
Hal tersebut betkaitan dengan penundaan gaji mereka (petugas kebersihan) selama dua bulan yang berimbas pada menumpuknya sampah di kota Bobong.
Belum masalah gaji terselesaikan, kini masalah baru muncul dengan adanya issue pemotongan gaji yang di lakukan oleh DLH ke para petugas kebersihan, hal ini kemudian memicu ramai-ramai para pekerja kebersihan mendatangi DPRD setempat pada kamis, 13 Februari 2025.
Dalam audience bersama DPRD perwakilan petugas sampah Sanjun La Olu mengungkapkan bahwa kehadiran mereka akibat adanya pemotongan gaji oleh DLH yang dinilai sepihak.
“Gaji kami dipotong, sebelumnya 1.300.000, karena telah dipotong 300 jadinya tinggal 1 juta, semoga DPRD bisa mengambil langkah terkait ini,” ucapnya.
Menanggapi ini, Budiman L. Mayabubun menyampaikan bahwa, pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) La Wani untuk meminta kepastian perihal pemotongan tersebut.
“Sore sebentar kami panggil kadis DLH untuk RDP, agar semuanya bisa terang dan berdasar perihal adanya pemotongan ini, ” ujarnya.
Budi bahkan mengatakan, tidak ada alasan bagi Dinas Lingkungan Hidup untuk membuat kebijakan baru terkait dengan hak – hak para petugas kebersihan sebagaimana yang menjadi keluhan saat ini.
“jika Kadis beralasan karena Inpres, itu belum bisa di lakukan, karena kami dari Banggar DPRD dan TAPD sampai saat ini belum rapat, sehingga belum bisa di lakukan,” Ungkap Budi yang juga ketua Komisi 3 DPRD.
Pengesahan APBD pun sebelumnya lanjut Budi, telah dianggarkan yakni nominal gaji untuk petugas kebersihan masih di angka 1.300.000 sehingga yang harus terbayar saat ini masih di angka tersebut. (Den)
