September 8, 2026

Pengawas SPBU Jerora Harap Pertamina Tambah Kuota BBM untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

IMG-20260908-WA0006

SINTANG, KALIMANTAN BARAT — Keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah menjadi perhatian pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), termasuk SPBU 64.786.20 Jerora, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.selasa,(8/9)

Pengawas SPBU 64.786.20 Jerora, Mona, berharap adanya penambahan kuota BBM dari Pertamina agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan pelayanan di SPBU tidak mengalami kendala akibat keterbatasan pasokan.

Mona mengatakan, pihaknya berharap Pertamina dapat memberikan tambahan kuota, khususnya melalui Depot BBM dari Pontianak, sehingga distribusi ke SPBU di daerah dapat lebih terjamin.

“Kalau soal minyak, kita harap ada penambahan kuota dari Pertamina, khususnya untuk Depot dari Pontianak. Jadi ada kuota khusus yang bisa ditambahkan untuk wilayah kami, sehingga pasokan tidak tersendat,” ujar Mona.

Menurutnya, keterbatasan pasokan dapat berdampak langsung terhadap masyarakat. Terlebih, kondisi saat ini juga dipengaruhi berbagai faktor, termasuk bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Ia menilai, apabila kuota BBM tidak ditambah, kondisi antrean dan keterbatasan pasokan dikhawatirkan terus berlangsung. Situasi tersebut juga dapat memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat terkait ketersediaan BBM di SPBU.

“Kalau tidak ditambah, nanti masyarakat bisa berspekulasi dan masalahnya menjadi berkepanjangan. Padahal intinya kami ingin memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Mona mengungkapkan, dalam kondisi normal maupun ketika pasokan terbatas, aktivitas kendaraan yang datang ke SPBU cukup tinggi. Dalam satu hari, jumlah kendaraan yang membutuhkan BBM dapat mencapai sekitar 500 kendaraan.

“Kalau untuk hari ini, paling dikirim satu. Untuk semuanya, sekitar 500 kendaraan bisa jadi cukup. Tapi karena baru mendapatkan Pertalite lagi, semakin siang biasanya semakin ramai,” katanya.

Ia berharap persoalan ketersediaan BBM dapat menjadi perhatian bersama, mengingat SPBU memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di daerah.

“Kita sebenarnya susah juga menjelaskan kepada masyarakat kalau kondisi seperti ini. Intinya kami berharap pasokan dan kuota BBM bisa ditambah, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat,” pungkas Mona.

Penambahan kuota dan kelancaran distribusi BBM diharapkan dapat menjadi solusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta mengurangi potensi antrean panjang di SPBU, khususnya di wilayah Kabupaten Sintang.(Sabirin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *