Pemkab Toba Sambut Delegasi IIGCE 2026, Momentum Promosikan Pariwisata dan Budaya ke Dunia Internasional
BALIGE – Jumat 21 Agustus 2026.
putrabhayangkara id.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba memanfaatkan kunjungan delegasi The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata, kekayaan budaya, serta peluang investasi daerah kepada para pelaku industri energi dan pemangku kepentingan dari dalam maupun luar negeri.
Rombongan delegasi dari Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) tersebut tiba di Kabupaten Toba pada Jumat (21/8/2026) dalam rangkaian agenda Field Trip yang berlangsung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026.
Sekitar 30 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pimpinan pelaku usaha, industri energi, akademisi, asosiasi, investor hingga pemangku kepentingan sektor energi terbarukan dan panas bumi.
Kehadiran para delegasi dinilai memiliki arti penting bagi Kabupaten Toba. Selain sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan industri panas bumi, kunjungan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan Toba sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan alam, budaya dan pariwisata yang bernilai tinggi.
Penyambutan rombongan dilakukan Pemerintah Kabupaten Toba yang dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, Sumber Daya Alam (SDA) dan Aset, Darwin Parlindungan Sianipar.
Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Toba Dicky Tampubolon dan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba Patar Silalahi.
Mewakili Bupati Toba, Darwin Parlindungan Sianipar menyampaikan apresiasi atas kehadiran para delegasi IIGCE 2026. Pemerintah Kabupaten Toba, katanya, menyambut baik kegiatan tersebut dan siap memberikan dukungan selama para peserta menjalankan agenda di wilayah Toba.
«“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Toba mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi IIGCE 2026. Kami menyambut baik kegiatan ini dan siap memberikan dukungan penuh demi kelancaran kegiatan peserta selama berada di wilayah Kabupaten Toba,” ujar Darwin.»
Menurutnya, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda perjalanan, tetapi juga menjadi kesempatan strategis untuk membuka ruang pengenalan potensi daerah kepada kalangan investor, akademisi dan pelaku industri yang memiliki jejaring internasional.
«“Momentum ini merupakan kesempatan yang sangat strategis bagi kami untuk memperkenalkan keunggulan daerah dan potensi pariwisata Kabupaten Toba secara langsung kepada para investor dan akademisi dari berbagai negara,” katanya.»
Toba, Antara Alam, Budaya dan Peluang Investasi
Kunjungan delegasi IIGCE 2026 memberikan peluang bagi Pemkab Toba untuk memperkuat promosi daerah melalui pendekatan yang lebih luas. Keindahan alam kawasan Danau Toba, kekayaan budaya Batak Toba, serta keramahan masyarakat menjadi bagian penting yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun calon investor.
Dengan hadirnya pelaku usaha, akademisi dan investor dalam satu rangkaian kegiatan, interaksi langsung seperti ini berpotensi membuka peluang kolaborasi di masa mendatang, baik pada sektor pariwisata, ekonomi kreatif, kebudayaan maupun pengembangan ekonomi daerah.
Bagi Kabupaten Toba, sektor pariwisata dan budaya tidak hanya menjadi kekuatan identitas daerah, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikembangkan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan sektor lainnya.
Karena itu, penyambutan delegasi internasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun citra Kabupaten Toba sebagai daerah yang terbuka terhadap kunjungan, investasi, kolaborasi dan pengembangan potensi lokal.
Pemkab Toba berharap para delegasi dapat menikmati keindahan alam, keramahan masyarakat serta kekayaan budaya Toba selama berada di daerah tersebut.
Setelah menyelesaikan agenda di Kabupaten Toba, rombongan selanjutnya akan melanjutkan rangkaian Field Trip menuju Sarulla Operation Ltd. (SOL) di Kabupaten Tapanuli Utara pada hari berikutnya.
Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti sebagai perjalanan lapangan semata, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi semakin luasnya pengenalan Kabupaten Toba di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mendorong lahirnya peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Media Putra Bhayangkara ID .
Jonaer Silaban
