Agustus 22, 2026

Pemkab Toba Dorong Pelajar Menabung Sejak Dini, Bangun Fondasi Keuangan untuk Masa Depan

IMG-20260818-WA0048

 

BALIGE – Selasa,18 Agustus 2026.

Putrabhayangkara id.

Masa depan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh pendidikan dan pekerjaan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola keuangan sejak usia dini. Kebiasaan mengatur dan menyisihkan uang sejak bangku sekolah dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk generasi yang disiplin, mandiri, dan memiliki ketahanan finansial.

Kesadaran tersebut terus didorong Pemerintah Kabupaten Toba melalui berbagai program literasi dan inklusi keuangan yang menyasar generasi muda, khususnya para pelajar.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Toba, Samuel Lumbanraja, menyampaikan hal tersebut di Balige, Selasa (18/8/2026).

Menurut Samuel, Pemerintah Kabupaten Toba menyadari bahwa budaya menabung perlu ditanamkan sejak dini. Untuk itu, Pemkab Toba berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memberikan edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak.

Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui Perayaan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Sosialisasi Simpanan Pelajar (SimPel) yang digelar Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Toba di SMK Negeri 1 Laguboti, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan generasi muda sekaligus memperkenalkan layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan pelajar untuk mulai membangun kebiasaan menabung.

Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, SDA dan Aset, Darwin P. Sianipar, S.Pt., M.Si., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan dan pemerintah daerah dalam membangun budaya menabung di kalangan generasi muda.

Darwin mengajak para pelajar agar menjadikan menabung sebagai bagian dari perencanaan dan pengelolaan keuangan sehari-hari.

“Semakin dini kita membiasakan menabung, semakin kuat pula pondasi keuangan yang kita bangun untuk masa depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebiasaan menabung tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menyisihkan uang, tetapi juga dapat membentuk karakter disiplin dan kemandirian. Dengan membiasakan diri mengatur pemasukan dan pengeluaran sejak sekolah, para pelajar diharapkan mampu membuat keputusan keuangan secara lebih bijak ketika memasuki usia produktif.

Darwin juga mengingatkan para pelajar agar tidak terjebak dalam pola hidup konsumtif. Sebaliknya, mereka didorong untuk memanfaatkan layanan keuangan secara bertanggung jawab, salah satunya melalui Simpanan Pelajar (SimPel).

Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran praktis bagi pelajar untuk mengenal perbankan sekaligus membangun kebiasaan menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk kebutuhan masa depan.

Usai acara seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan bincang santai bersama Pemerintah Kabupaten Toba, Bank Sumut dan Del FM. Diskusi tersebut membahas berbagai persoalan literasi keuangan, kondisi ekonomi masyarakat serta langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Suasana kegiatan semakin semarak melalui program Del FM Goes to School yang menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan bagi para siswa SMK Negeri 1 Laguboti.

Tidak hanya berbicara mengenai keuangan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal. Salah satunya melalui lomba Marturi-Turian yang diselenggarakan Del FM sebagai bagian dari upaya memperkenalkan tradisi dan budaya Batak kepada generasi muda.

Dengan demikian, edukasi yang diberikan tidak hanya diarahkan untuk membentuk generasi yang cerdas mengelola keuangan, tetapi juga generasi yang memiliki kepedulian terhadap budaya dan identitas daerah.

Pemkab Toba berharap gerakan menabung sejak dini dapat terus berkembang di kalangan pelajar dan keluarga. Budaya menabung diharapkan menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan generasi muda sehingga mereka memiliki bekal finansial yang lebih kuat dalam menghadapi masa depan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plh. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Samron Immanuel Simanjuntak, S.STP., M.AP.; Station Manager Del FM, Dickey Eikal; Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja; jajaran PT Bank Sumut Cabang Balige; Kepala SMK Negeri 1 Laguboti, Benson Dorlan Hutahaean, S.Pd., M.Si.; serta seluruh siswa dan siswi SMK Negeri 1 Laguboti.

Menabung sejak dini bukan sekadar menyimpan uang, tetapi menanamkan kebiasaan merencanakan masa depan. Dari kebiasaan kecil di bangku sekolah, dapat tumbuh generasi Toba yang lebih disiplin, mandiri dan cerdas secara finansial.

Jonaer Silaban, S.Pd.
Media Putra Bhayangkara ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *