September 26, 2026

Pemkab Taput Percepat Kawasan Pertanian Terpadu Silait-lait, Sekda Pimpin Pembukaan Lahan

IMG-20260610-WA0045

 

Tapanuli Utara, Rabu 10 Juni 2026.

Putrabhayangkara.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu di Desa Silait-lait, Kecamatan Siborongborong, yang diproyeksikan menjadi pusat pengembangan pertanian modern sekaligus model pertanian berkelanjutan di Kabupaten Tapanuli Utara.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si, memimpin langsung proses pembukaan lahan kawasan tersebut, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini turut didampingi para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menurunkan sejumlah alat berat dan traktor untuk mempercepat proses pematangan lahan sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan kawasan pertanian terpadu.

Langkah tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju, produktif, dan mampu menjawab tantangan kebutuhan pangan di masa mendatang. Selain berorientasi pada peningkatan hasil produksi, pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Sekda Tapanuli Utara Henry M.M. Sitompul menegaskan bahwa pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu Desa Silait-lait merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan daya saing sektor pertanian.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Tapanuli Utara. Oleh karena itu, pengembangan kawasan pertanian yang terintegrasi menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kawasan ini dirancang menjadi role model pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara. Kita ingin menghadirkan sistem pertanian yang modern, produktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya di sela-sela kegiatan pembukaan lahan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep kawasan pertanian terpadu tidak hanya berfokus pada pengolahan lahan semata, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi pertanian, serta pengembangan berbagai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap keberadaan kawasan tersebut nantinya mampu menjadi pusat pembelajaran dan percontohan bagi pengembangan pertanian di berbagai wilayah lainnya. Dengan demikian, pembangunan sektor pertanian tidak hanya terfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih kuat dan berdaya saing.

Selain mendukung ketahanan pangan, pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu Desa Silait-lait juga diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara, sektor pertanian dipandang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program yang berpihak kepada petani dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Dengan dimulainya proses pembukaan lahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara optimistis Kawasan Pertanian Terpadu Desa Silait-lait akan menjadi salah satu pusat pengembangan pertanian unggulan yang mampu mendukung kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat, kawasan ini diharapkan menjadi simbol transformasi pertanian Tapanuli Utara menuju sistem yang lebih modern, berdaya saing, dan berkelanjutan demi terwujudnya kemajuan sektor pertanian di Bumi Bonapasogit.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara ID
( Frish. H. Silaban )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *