September 26, 2026

Pemkab Tapanuli Utara Dorong Transparansi dan Optimalisasi Manfaat Proyek Strategis Nasional bagi Masyarakat

IMG-20260708-WA0041

Tarutung – Rabu 08 Juli 2026. Putrabhayangkara.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, saat menerima audiensi perwakilan YAPPIKA, BITRA Indonesia, serta komunitas masyarakat dari sejumlah desa di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Rabu (8/7/2026).

Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas pelaksanaan proyek strategis nasional di sektor pembangkit listrik, khususnya terkait dampak pembangunan, manfaat ekonomi, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam mendukung keberhasilan proyek tersebut.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyambut baik setiap ruang dialog yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan organisasi masyarakat sipil. Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi kunci untuk memastikan pembangunan berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Setiap proyek strategis nasional harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi pembangunan infrastruktur, tetapi juga terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan proyek,” ujar Deni Parlindungan Lumbantoruan.

Ia menekankan pentingnya transparansi dalam penyampaian informasi mengenai mekanisme pengelolaan proyek, termasuk perhitungan keuntungan, biaya operasional, serta berbagai bentuk manfaat yang dapat diterima masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan informasi akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengawal agar masyarakat memperoleh dampak positif secara berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, peserta juga membahas mekanisme pembagian manfaat dari proyek pembangkit listrik, termasuk ketentuan mengenai bonus produksi yang telah diatur pemerintah pusat melalui regulasi Kementerian Keuangan.

Masyarakat menyampaikan harapan agar setelah proyek mencapai titik impas atau break-even point, tersedia skema pembagian manfaat yang lebih luas sebagaimana pernah dibahas pada tahap awal perencanaan proyek.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus dikomunikasikan kepada para pemangku kepentingan sesuai kewenangan yang berlaku.

Selain itu, Deni juga mendorong terbangunnya sinergi antara pemerintah, pengelola proyek, dan masyarakat dalam membuka peluang ekonomi baru, antara lain melalui pengembangan sektor pertanian, pemanfaatan lahan produktif, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah sekitar proyek.

“Investasi yang masuk ke daerah harus mampu menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, mendorong tumbuhnya usaha baru, serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap komunikasi yang konstruktif antara seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin sehingga pelaksanaan Proyek Strategis Nasional tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *