Pemkab Humbahas Dorong Kesetaraan Gender Lewat Kegiatan Pendampingan PUG dan PPRG Tahun 2025
Humbang Hasundutan, Jumat 11 Juli 2025
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesetaraan dan keadilan gender melalui pelaksanaan kegiatan Pendampingan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak (PMDP2A) pada Kamis, 10 Juli 2025 di Aula Hutamas, Doloksanggul.
Informasi kegiatan ini disampaikan langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Humbang Hasundutan kepada wartawan melalui akun resmi Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan pada Jumat, 11 Juli 2025.
Mewakili Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jaulim Simanullang. Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK-PUSPA) Deli Serdang, yakni Dra. Marhamah Siregar, M.Si, serta narasumber dari internal Pemkab Humbahas, yaitu Kadis PMDP2A Maradu Napitupulu dan perwakilan dari Bapelitbangda.
Peserta kegiatan terdiri dari para Kasubbag Perencanaan atau Fungsional Perencana di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta focal point gender dari masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Dalam laporan pembukaan, Kadis PMDP2A Maradu Napitupulu menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan kebijakan, program, dan kegiatan pemerintah menjadi responsif gender, yang berarti dapat menjawab kebutuhan laki-laki dan perempuan secara adil dan setara.
> “Pengarusutamaan Gender bukan hanya soal kesetaraan, tetapi juga keadilan. Ini adalah proses yang mengakui adanya perbedaan pengalaman dan kebutuhan antara laki-laki dan perempuan, serta memastikan keduanya mendapat akses dan manfaat pembangunan secara setara,” ungkap Maradu.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati Oloan Paniaran Nababan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Jaulim Simanullang, ditegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender merupakan bagian integral dari proses pembangunan nasional maupun daerah.
> “Masih terdapat kesenjangan gender dalam akses, partisipasi, kontrol, dan penguasaan terhadap sumber daya di berbagai bidang strategis seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial budaya. Oleh sebab itu, komitmen bersama dari seluruh elemen sangat diperlukan,” ujar Jaulim membacakan sambutan bupati.
Lebih lanjut, Pemkab Humbahas berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kedudukan, peran, dan kualitas perempuan dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat, serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan gender.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menegaskan pentingnya integrasi perspektif gender dalam setiap tahapan pembangunan – mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, hingga evaluasi – sebagai upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Reporter: Frish. H. Silaban
Editor: Media Putra Bhayangkara (MPB)
Tanggal Publikasi: 11 Juli 2025
