September 25, 2026

Pemdes Pojok Gelar Rembug Stunting, Upaya Bersama untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting

TULUNGAGUNG – Putrabhayangkara.id Dalam rangka pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa, Pemerintah Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung menggelar acara kegiatan Rembug Stunting, berlangsung di Balai Desa setempat, Rabu (12/2/2025).

Kegiatan tersebut di hadiri Ibu Kades Desa Pojok, Ismiati, perangkat desa dan Kader – Kader TPK perwakilan Posyandu Desa Pojok serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kades Desa Pojok, Ibu Ismiati menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kerjasama berbagai pihak dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan di wilayah Desa Pojok.

Menurutnya, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang memerlukan penanganan terpadu mulai dari tingkat desa. Oleh karena itu, pentingnya upaya pencegahan dan penanganan stunting secara menyeluruh.

“Kita harus bersama-sama memastikan bahwa ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak balita yang ada di Desa Pojok mendapatkan asupan gizi yang cukup dan layanan kesehatan yang memadai. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk kader-kader kesehatan desa,” ujar Ismiati.

Dalam rembug stunting tersebut, Kades Pojok memaparkan langkah-langkah penting antara lain, Pemetaan Data Stunting dengan memutar data anak stunting di desa secara akurat untuk kemudian dapat di carikan solusi yang tepat. Sosialisasi Pola Hidup Sehat, hal ini guna mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, kebiasaan hidup bersih dan sehat untuk ibu hamil, menyusui dan anak-anak balita.

Selain itu, lanjut Ismiati, pihaknya akan merencanakan pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kesehatan rutin, dan pendampingan keluarga berisiko stunting. Kemudian, meningkatkan peran, kapasitas kader Posyandu untuk mendeteksi dini dan mendampingi keluarga.

“Langkah-langkah praktis tersebut dapat kita lakukan bersama, peran ibu hamil dalam menjaga pola makan yang bergizi selama masa kehamilan, ibu menyusui dan juga balita sangat penting untuk mencegah dan menangani stunting,” terangnya.

Kades Ismiati berharap, dengan langkah-langkah nyata yang telah direncanakan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, Desa Pojok nantinya dapat mengatasi permasalahan stunting di tingkat desa.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, kita ciptakan generasi masa depan bebas stunting, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.

Antusiasme peserta sangat terlihat, dengan saling memberikan masukan dan berbagi pengalaman dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak mereka untuk mendukung program-program pencegahan stunting di Desa Pojok.

( MPB Edi ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *