Pekerjaan Proyek Jalan Simpang SMPN 2 Nagari Balai Baik Malai III Koto Senilai Rp. 165.83.000.00 Diduga Tidak Memakai Batu Split
IV Koto Aur Malintang, putra bhayangkara.id.
Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Penyediaan PSU menunjang Fungsi Permukiman, tengah melaksanakan pekerjaan jalan untuk kepentingan masyarakat khususnya para petani di Nagari Balai Baik Malai III Koto, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman,Propinsi Sumatera Barat.
Pekerjaan jalan sepanjang 200 meter mulai dari simpang SMPN 2 Korong Bukit Kabun sampai pinang banyak Korong Bukit Aru, Nagari Baik Malai III Koto, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, yang pekerjaan proyeknya dilaksanakan oleh CV. Zia Indah Berlian
Dengan konsultan, CV.Ajaki
Karsa Konsultan. Nilai pekerjaan Rp. 165.83.000.00. Dengan nomor kontrak : 019/SPK/PPK2 Fisik.PSU/Perkimtan/1X/2025. Tanggal kontrak : 04 September 2025. Waktu pelaksanaan : 45 hari kalender. Tahun Anggaran 2025.,
Ketika media Putra Bhayangkara.id langsung investigasi kelokasi pekerjaan proyek tersebut, memang nampak hampir 15 orang pekerja dengan cepat serius. Menurut salah satu orang pekerja, Dedi menyebutkan bahwa dirinya hanya tukang ambil air untuk adukan semen dan pekerjaan sudah berjalan selama lima hari dan mudah- mudahan selesai tepat waktu.
Sementara itu ditempat terpisah, salah satu tokoh masyarakat dan juga pemerhati yang tak ingin disebutkan namanya, sedikit agak kesel dan kecewa lantaran diduga pekerjaan pembuatan jalan tersebut tidak sesuai RAB.
” Ya, sebagai putra daerah, saya tentunya memberi apresiasi dan terima kasih kepada pihak anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, yang telah memberikan dana Pokok pikirannya kepada masyarakat ,”ungkapnya, pada Selasa 14/10/2025 di Lapau Simpang SMPN 2.
Dan iapun kembali berharap, pada anggota DPRD Sumbar yang telah menggelontorkan proyek ini hendaknya juga dapat melihat langsung pekerjaan pembuatan jalan apakah sudah sesuai dengan pagu dana yang cukup tinggi.Karena dalam pekerjaan tersebut, diduga tidak menggunakan batu split.
Sementara salah seorang petani ( udin )warga korong bukit kabun, mengatakan, sangat berterima kasih adanya pekerjaan pembuatan jalan di lokasi persawahan ini. Dari yang semula sulit dijangkau oleh kendaraan dengan adanya pekerjaan jalan, mobilisasi berjalan lancar.( Leo ).
