November 5, 2026

Patroli Terpadu Manggala Agni Daops XV Musi Banyuasin TNI-POLRI di Desa Muara Medak

IMG-20261014-WA0015

BAYUNG LENCIR_putrabhayangkara.id Tim Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Manggala Agni Daops Sumatera XV/Musi Banyuasin TNI-POLRI terus melaksanakan kegiatan patroli di Desa muara medak, Kecamatan bayung lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu,(14/10/ 2026), Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas nomor: ST.1460/DALKARHUT.12/SW-III/GKM.04.01/B/9/2026 tanggal 16 September 2026.

Secara umum cuaca di Desa Muara Medak terasa panas dengan curah hujan yang sangat minim, membuat kondisi vegetasi di lapangan menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Tinggi muka air pada sumber air di sekitar lokasi juga tercatat menurun.

Kegiatan dipimpin oleh Muhammad Yusup (KetuaTim), didampingi oleh
Toho Saut Marulitua Hutagalung Manggala Agni
Sertu Rock Kameron TNI, Aiptu Afrizal, POLRI
Ahmad Rifai, Masyarakat Peduli Api (MPA).

Hasil pemantauan di wilayah desa muara Medak mencatat Nihil tidak ditemukan titik panas teridentifikasi pada saat patroli berlangsung.

Tim turun langsung berkomunikasi dengan warga desa untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kebakaran hutan dan lahan, serta mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sosialisasi diberikan kepada, Bapak, Zaenal, Koordinat: S -1.76836, E 103.97297 | S -1.77463, E 103.94204
Bapak Sahrul — Koordinat: S -1.76985, E 103.97501
Bapak Sinaga — Koordinat: S -1.77178, E 103.94740.

Tim mengingatkan warga bahwa cuaca panas dan kering saat ini sangat memudahkan api merambat dengan cepat, sehingga sangat berisiko jika ada aktivitas pembakaran lahan.

Selain sosialisasi, tim juga melaksanakan kegiatan pemadaman lanjutan di titik kebakaran yang masih berlangsung, lokasi Dusun VII, desa muara medak
Koordinat: S -1.84693, E 103.91912
Vegetasi: Semak belukar, pakis, dan tanaman sawit
Jenis Tanah: Gambut
Fungsi Kawasan: APL
Status Api: Belum Padam.

Tim Patroli Terpadu telah melaksanakan pemantauan area rawan, pemetaan sumber air, sosialisasi pencegahan karhutla kepada warga, serta upaya pemadaman di titik kebakaran di Dusun VII Desa muara medak.

Kondisi cuaca yang panas dan minim hujan membuat vegetasi menjadi sangat kering, sementara penurunan muka air di sumber air menambah tantangan penanganan api, Tim akan terus meningkatkan intensitas patroli dan edukasi kepada masyarakat serta pemilik lahan agar wilayah Desa Muara Medak terhindar dari kebakaran yang lebih luas.

“Mari kita jaga bersama lingkungan kita. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Cegah karhutla demi keselamatan dan kesehatan kita semua,” pesan Tim Manggala Agni.

(RUSLAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *