Paskah di Balik Jeruji: Kehangatan yang Tak Pernah Hilang dari Rutan Balige
Balige – Senin 21 April 2025
Pagi itu, suasana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige terasa berbeda. Senin (21/04), deretan warga binaan berkumpul rapi di Gereja Ernest Pardede yang berdiri tenang di dalam lingkungan rutan. Wajah-wajah mereka memancarkan semangat—bukan karena bebas, tapi karena mereka tengah merayakan sebuah kebebasan spiritual: Paskah.
Bagi umat Kristiani, Paskah adalah momentum kemenangan Yesus Kristus atas kematian. Dan di balik jeruji besi, kemenangan itu tetap bermakna. Di sinilah, di tempat yang penuh batas, harapan justru tumbuh.
Setelah mengikuti ibadah peringatan kebangkitan Kristus yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diajak berkumpul untuk makan bersama. Sederhana, tapi penuh makna. Dalam setiap suapan, ada rasa kebersamaan. Dalam setiap tawa, ada harapan yang diam-diam tumbuh.
“Bukan sekadar makan bersama, ini bentuk perhatian dan kasih. Kami merasa dihargai, kami merasa masih manusia,” ucap salah satu WBP dengan mata berkaca.
Kepala Rutan Balige, David Nicolas, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pendekatan pembinaan yang lebih humanis. “Kami ingin semua warga binaan merasakan makna hari besar keagamaan, karena itu juga bagian dari proses mereka untuk pulih, bertumbuh, dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ungkapnya.
Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya menonjolkan sisi religius, tapi juga menjadi potret hidup dari toleransi di balik tembok rutan. Petugas dan WBP dari berbagai latar belakang keyakinan mendukung dan menghargai kegiatan ini. Tidak ada sekat, tidak ada diskriminasi. Yang ada hanya rasa saling memahami.
Di tempat yang mungkin dianggap suram oleh banyak orang, ternyata cahaya tetap menyala. Paskah di Rutan Balige adalah bukti bahwa harapan bisa tumbuh di mana saja. Bahkan di balik jeruji, kasih tetap bisa menyentuh hati.
Karena sesungguhnya, tidak ada dinding yang bisa menghalangi kehangatan cinta kasih.
RUBAGE KERAS!
#PaskahDiRutan
#BaligeBersatu
#PemasyarakatanHumanis
#ToleransiTanpaBatas
#RutanBalige
#Kemenkumham
#Ditjenpas
#MakanBersamaWBP
Diterbitkan Oleh Media Putra Bhayangkara
Frish. H. Silaban
