September 26, 2026

Pasca Banjir, 207 Hektare Sawah di Humbahas Segera Direhabilitasi

IMG-20260618-WA0075

 

MEDAN, Kamis 18 Juni 2026.

Putrabhayangkara.id

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan segera melaksanakan rehabilitasi lahan persawahan seluas 207 hektare yang terdampak banjir dan tanah longsor. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan sektor pertanian agar lahan kembali produktif dan dapat dimanfaatkan oleh petani untuk mendukung ketahanan pangan serta pemulihan ekonomi masyarakat.

Program rehabilitasi tersebut merupakan tindak lanjut hasil koordinasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara dalam rapat percepatan pelaksanaan kegiatan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian yang berlangsung di Medan, Rabu (17/6/2026).

Pertemuan yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Humbahas, Tukka Siahaan, bersama Kepala Bidang Penyuluhan, Sarana dan Prasarana, Lenny Sihombing, membahas langkah strategis percepatan rehabilitasi lahan pertanian pascabencana melalui dukungan pemerintah pusat.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Kodam I/Bukit Barisan menandatangani kerja sama pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah seluas 207 hektare dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,4 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Aula Aster Bukit Barisan, Medan.

Kegiatan itu turut dihadiri Aster Kasdam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Mochamad Fuad Suparlin dan Wakil Aster Kasdam I/Bukit Barisan Letkol Inf Restu Petrus Simbolon.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Humbang Hasundutan, Tukka Siahaan, menjelaskan bahwa program rehabilitasi tersebut merupakan hasil koordinasi intensif yang dilakukan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, bersama pemerintah pusat serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Menurutnya, rehabilitasi lahan persawahan yang terdampak bencana menjadi langkah penting untuk mengembalikan produktivitas sektor pertanian dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya para petani.

“Dengan direhabilitasinya lahan persawahan yang terdampak, diharapkan petani dapat kembali mengolah lahan secara optimal sehingga aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat dapat pulih secara bertahap,” ujar Tukka Siahaan.

Upaya rehabilitasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara ID
Penulis: Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *