Pasahat Ulos Matua & Perayaan Ulang Tahun Ke-75 Op. Debora Boru Silaban Berlangsung Hikmat Di Desa Lobu Tua
Lintong Nihuta, 21 Juni 2025 — Suasana penuh hikmat dan kehangatan mewarnai acara adat Pasahat Ulos Matua kepada Timoria Boru Silaban (Op. Debora Boru Silaban), yang dirangkai dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-75, Sabtu (21/6/2025) di Desa Lobu Tua, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Acara diawali dengan kebaktian rohani yang dipimpin oleh Ibu BibelVrouw Boru Siburian dari Gereja HKBP Lobu Tua. Dalam suasana penuh sukacita dan rasa syukur, keluarga besar, kerabat, serta undangan bersama-sama memanjatkan doa atas perjalanan hidup Op. Debora Boru Silaban yang telah mencapai usia 75 tahun.
Usai kebaktian, prosesi pemotongan kue ulang tahun dilakukan sebagai simbol rasa syukur dan kegembiraan keluarga. Acara kemudian berlanjut ke prosesi adat utama: Pasahat Ulos Usia Tua (Ulos Matua). Prosesi ini dipimpin oleh pihak Hula-hula, yakni marga Silaban dari Sitapean, Desa Sitolu Bahal, Kecamatan Lintong Nihuta.
Dalam filosofi adat Batak Toba, Pasahat Ulos Matua merupakan wujud penghormatan serta doa dari pihak Hula-hula kepada anggota keluarga yang telah mencapai usia matang dan penuh kebijaksanaan. Penyampaian Ulos Matua melambangkan berkat umur panjang, kebahagiaan, serta kesejahteraan bagi penerimanya.
Sebagai bagian dari konsekuensi adat, pihak saudara laki-laki yang memberikan Ulos Matua secara adat berhak menerima Piso Posi (pisau adat), yang dahulu diwujudkan dalam pemberian seekor atau lebih kerbau. Namun, seiring perkembangan zaman, simbol ini kini digantikan dengan pemberian uang tunai (piso-piso).
Acara turut dihadiri oleh sejumlah tokoh adat Batak Toba dari kedua belah pihak, para Raja-raja adat, marga-marga, serta tamu undangan lainnya yang turut memeriahkan acara dan memberikan suasana sakral yang kental akan nilai budaya Batak.
Op. Debora Boru Silaban sendiri merupakan ibu dari lima orang anak yang telah meniti berbagai jenjang karir, yaitu:
1. Boston Sihombing, S.E., bersama istri Boru Simamora.
2. Junita Boru Sihombing, S.Keb., bersama suami Jonius pardamean Purba, S.T.
3. IPDA Marolop Sihombing, bersama istri Boru Rajagukguk, S.K.M.
4. AIptu Fernando Sihombing, bersama istri dr. Boru Simanjuntak.
5. Rosanni Sihombing, AmdKeb., bersama suami Pdt. Rommel Sinaga.
Selain itu, beliau juga telah dikaruniai puluhan cucu dan cicit yang turut hadir memeriahkan acara tersebut dengan penuh suka cita.
Menjelang akhir acara, pihak Parboru yang mengadakan hajatan bersama saudara-saudara marga Lumbantoruan menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh tokoh adat, Raja-Raja, marga-marga, serta seluruh undangan yang telah menghadiri dan mendukung terselenggaranya acara penuh makna ini.
Acara berlangsung lancar dalam suasana kekeluargaan, menjadi momentum mempererat ikatan persaudaraan dalam komunitas adat Batak Toba.
Reporter :Jonaer Silaban
Dipublikasikan :Medya Putra Bhayangkara
Pada hari : Sabtu 21Juni 2025
