September 25, 2026

Papua Tengah di Persimpangan Strategis Nasional, Danrem 173/PVB Ingatkan Kamtibmas Tak Bisa Instan

Compress_20260126_123129_9741

Nabire, 26 Januari 2026 — Komandan Korem 173/PVB Nabire, Brigadir Jenderal TNI I Ketut Mertha Gunarda, menegaskan bahwa Papua Tengah merupakan wilayah dengan posisi strategis nasional yang menyimpan kompleksitas persoalan keamanan dan sosial. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Gelar Operasi Kamtibmas 2026 dan Analisis serta Evaluasi (Anev) Triwulan IV 2025 di Aula Wicaksana Laghawa, Polres Nabire, Papua Tengah.

Menurut Gunarda, keunikan geografis Papua Tengah—mulai dari garis pantai di wilayah utara dan selatan, kawasan pegunungan di bagian tengah, hingga keberadaan Pegunungan Jaya Wijaya dan tambang Grasberg—menjadikan wilayah ini memiliki nilai strategis tinggi sekaligus tantangan besar. Potensi tersebut, kata dia, secara tidak langsung menempatkan Papua Tengah sebagai ikon strategis nasional yang menuntut penanganan persoalan keamanan dan sosial secara komprehensif.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat Papua mengalami lompatan peradaban yang sangat cepat, dari kehidupan tradisional yang lekat dengan alam menuju era teknologi dan arus informasi. Perubahan ekstrem ini memicu ketimpangan adaptasi sosial yang berdampak pada berbagai persoalan, termasuk konflik adat serta respons masyarakat yang tidak seragam terhadap kehadiran aparat negara—mulai dari penerimaan terbuka hingga penolakan secara nonverbal.

Dalam konteks ancaman modern, Gunarda menegaskan bahwa stabilitas negara tidak lagi hanya diuji melalui perang terbuka, tetapi juga dapat dilemahkan dari dalam melalui konflik sosial yang berkepanjangan. Oleh karena itu, peran TNI di Papua Tengah tidak semata menjaga pertahanan negara, melainkan juga melakukan pembinaan teritorial dengan pendekatan sosial, budaya, dan psikologis. Ia menekankan pentingnya kerja bersama lintas sektor—TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga media—agar stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah dapat terwujud secara berkelanjutan.

MPB ABIRAYANTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *