Optimalisasi Dapur Sehat Rutan Kelas IIB Balige: Pastikan Gizi Seimbang dan Higienitas Makanan WBP
Balige, Kamis 20 Februari 2025
Dalam upaya memastikan kualitas makanan dan pemenuhan gizi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Balige, David Nicolas, melakukan monitoring dan pengecekan langsung terhadap kegiatan penyajian makanan di Dapur Sehat Rutan Kelas IIB Balige pada Rabu, 20 Februari 2025.
Didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Edison Tambunan serta Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Peltah) Lindi Nainggolan, Karutan David Nicolas secara teliti mengamati kualitas bahan makanan yang disiapkan. Ia memastikan bahwa seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar kesehatan serta mengikuti prosedur pemasyarakatan yang berlaku.
Pengawasan Ketat untuk Makanan Higienis dan Bergizi
Proses penyajian makanan di dapur Rutan Balige dilakukan dengan pengawasan ketat, mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap akhir penyajian. Para WBP yang bertugas di dapur mendapatkan pelatihan khusus guna memastikan mereka mampu mengolah makanan yang higienis, sehat, dan memenuhi standar gizi seimbang. Menu makanan yang disajikan telah ditentukan dan divariasikan setiap harinya guna memenuhi kebutuhan nutrisi para WBP, dengan jaminan makanan yang diolah sudah halal dan layak konsumsi.
Dalam kesempatan itu, Karutan David Nicolas menegaskan bahwa konsep Dapur Sehat dirancang untuk menjamin kebersihan, kelengkapan gizi, serta pengelolaan makanan yang sesuai dengan standar kesehatan.
> “Kami ingin memastikan bahwa setiap WBP mendapatkan makanan bergizi yang memenuhi kebutuhan nutrisi mereka. Dengan pemenuhan gizi yang baik, kesehatan mereka tetap terjaga selama menjalani masa pembinaan, sesuai dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto,” ungkapnya.
Dapur Sehat: Kenyamanan dan Keamanan bagi WBP
Selain memastikan asupan gizi yang cukup, program Dapur Sehat juga menitikberatkan aspek kenyamanan dan keamanan bagi WBP. Kebersihan dapur selalu dijaga secara konsisten, dan seluruh peralatan memasak disterilkan setiap hari untuk menghindari risiko kontaminasi. Sistem pengelolaan makanan juga diawasi secara ketat guna mencegah adanya penyalahgunaan atau kelalaian dalam proses penyajian makanan.
Karutan menambahkan bahwa program Dapur Sehat sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menyatakan bahwa setiap WBP berhak mendapatkan perawatan jasmani dan rohani, termasuk makanan yang layak dengan kandungan gizi yang sesuai.
> “Melalui program ini, Rutan Balige juga turut serta dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pemasyarakatan,” tambah Karutan.
Rutan Balige Kuat dengan Konsep RUBAGE KERAS!
Dalam implementasi program Dapur Sehat, Rutan Balige mengedepankan nilai-nilai Kolaboratif, Edukatif, Responsif, Amanah, dan Sinergi atau yang dikenal dengan sebutan RUBAGE KERAS. Nilai-nilai ini menjadi pedoman dalam mengoptimalkan pelayanan terhadap WBP serta meningkatkan sistem pembinaan di Rutan Kelas IIB Balige.
Dengan adanya sistem pengelolaan dapur yang sehat dan modern, diharapkan kualitas hidup WBP semakin baik, sehingga mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi fisik yang prima dan siap kembali ke masyarakat dengan semangat baru.
Diterbitkan oleh Media Putra Bhayangkara
Oleh: Frish H. Silaban
