September 26, 2026

Operasi Patuh Toba 2025, Siap Tekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan di Sumut

Medan, Putrabhayangkara
Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2025, resmi di gelar Polda Sumatera Utara, di halaman Mapolda Sumut, Senin (14/7/2025)
Apel di pimpin langsung oleh, Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, hingga Jasa Raharja.
Usai apel, Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K., mengatakan kepada media bahwa, Operasi Patuh Toba 2025 akan berlangsung selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli 2025 dan Fokus operasi ini adalah menekan pelanggaran lalu lintas yang kerap menjadi pemicu kemacetan dan kecelakaan fatal,”sasaran utama kita pelanggaran kasat mata seperti menerobos lampu merah, melawan arus, berkendara ugal-ugalan, penggunaan knalpot brong, hingga pengendara motor yang membawa penumpang lebih dari dua orang,”jelas Firman.
Ia lanjut menegaskan bahwa, pola operasi kali ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif, seperti sosialisasi, edukasi, serta patroli di lokasi rawan, namun untuk pelanggaran yang membahayakan keselamatan, tindakan tegas berupa tilang tetap akan di lakukan,”kalau hanya satu orang yang tidak pakai helm, kita beri teguran tapi kalau keduanya tidak pakai helm, atau pelanggaran berat seperti, melawan arus, itu langsung kami tindak,”jelas Firman.
Selain tilang manual, Polda Sumut juga memaksimalkan penggunaan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dan saat ini ada 10 titik kamera ETLE statis di wilayah Sumut, termasuk itu Simalungun, yang terus memantau pelanggaran secara otomatis,”jangan anggap remeh, kamera ETLE bekerja 24 jam, siapa pun yang melanggar akan terekam dan langsung di proses,”jelas Firman, mengingatkan masyarakat.
Untuk kendaraan over kapasitas (overload), lanjut Firman, penindakan akan di lakukan secara persuasif melalui teguran dan sosialisasi namun, jika pelanggaran tetap berulang, sanksi hukum siap di terapkan.
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan juga menekankan bahwa, Operasi Patuh Toba 2025 bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga upaya membangun budaya tertib berlalu lintas dan beliau juga mengingatkan agar personel mengedepankan pendekatan humanis, profesional, serta menjaga integritas sebagai wujud Polisi yang Presisi,”kami juga menghimbau agar masyarakat tidak parkir sembarangan, apalagi di bahu jalan, kalau sudah di ingatkan berkali-kali tetapi tetap membandel, maka akan ada tindakan tegas bersama Dishub dan Pom TNI,” tegas Firman menambahkan pesan Kapolda.
Dengan operasi ini, Polda Sumut menargetkan turunnya angka pelanggaran dan kecelakaan, serta tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya Kamseltibcarlantas, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, demi keselamatan bersama di jalan raya.
(Alexander/Medan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *