September 25, 2026

Operasi Keselamatan Noken 2026 Dimulai: Enam Nyawa Melayang Jadi Alarm Keras Lalu Lintas Papua Tengah

IMG-20260202-WA0059

 

Nabire — Polda Papua Tengah resmi menggelar Operasi Keselamatan Noken 2026 sebagai langkah menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin masyarakat di jalan raya. Operasi ini menjadi perhatian serius setelah data tahun lalu menunjukkan enam orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Noken 2025. Apel gelar pasukan digelar di Nabire, Senin (2/2/2026), dipimpin Karo Ops Polda Papua Tengah Kombes Pol. Adnan Ratmoro, S.I.K., mewakili Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K.

Berdasarkan catatan kepolisian, selama 14 hari operasi tahun lalu terjadi 15 kecelakaan lalu lintas, dengan korban enam meninggal dunia, tujuh luka berat, dan tujuh luka ringan, serta kerugian materiil sekitar Rp103 juta. Selain itu, tercatat 126 pelanggaran lalu lintas, dengan kendaraan yang terlibat didominasi sepeda motor. Data tersebut dinilai mencerminkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas. Karena itu, Operasi Keselamatan Noken 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat” dan dilaksanakan serentak di wilayah Polres Nabire, Mimika, Paniai, dan Puncak Jaya.

Operasi yang berlangsung 2–15 Februari 2026 ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara humanis. Kepolisian akan memetakan titik rawan kecelakaan, mengintensifkan sosialisasi, melakukan ramp check kendaraan, hingga penindakan travel ilegal berpelat hitam dan pengawasan kendaraan angkutan barang berat. Penegakan hukum dilakukan melalui ETLE serta teguran edukatif, dengan dukungan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Diharapkan, operasi ini mampu menekan angka kecelakaan serta menciptakan kondisi lalu lintas yang aman menjelang Ramadan dan Idulfitri.

MPB ABIRAYANTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *