Mengenang Lima Tahun Silam, Frish H. Silaban Melakukan Jajak Pendapat Kepercayaan Publik atas Polres Humbang Hasundutan
Humbng Hasundutan, Jumat 23 Mei 2025
Lima tahun telah berlalu sejak Frish H. Silaban, yang kala itu menjabat sebagai Kepala Biro Tabloid Polmas Poldasu wilayah Tapanuli Raya, dipercaya menjadi mitra strategis Polres Humbang Hasundutan dalam pelaksanaan jajak pendapat tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja Polri di wilayah tersebut.
Pelaksanaan survei dimulai pada tanggal 23 Mei 2020 dan berlangsung selama 30 hari kalender. Tim yang dibentuk Frish Silaban bersama para jurnalis melakukan jajak pendapat secara acak ke seluruh kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Mereka mendatangi tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan warga desa guna menghimpun persepsi publik terhadap institusi kepolisian, khususnya Polres Humbahas.
Kerja sama ini dilandasi oleh nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani secara resmi di Aula DP Silitonga Polres Humbang Hasundutan. Penandatanganan disaksikan langsung oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres dan para anggota tim media.
Hasil jajak pendapat diserahkan langsung kepada Kasium Polres Humbang Hasundutan pada saat kepemimpinan AKBP Moh. Dayan, S.H., M.H. sebagai Kapolres. Survei ini turut mendapat legitimasi dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang kala itu dipimpin oleh Irjen Pol Drs. Martuani Sormin, M.Si. selaku Kapolda Sumut tahun 2020.
Dari hasil resmi yang dirilis sebulan kemudian, diperoleh bahwa tingkat kepercayaan masyarakat Humbang Hasundutan terhadap kinerja Polres mencapai 75%, sebuah capaian yang mencerminkan sinergi antara aparat kepolisian dan publik yang kian erat.
Kini, Frish H. Silaban telah bernaung di Media Putra Bhayangkara, namun jejak pengabdian dan kontribusinya terhadap kemitraan jurnalis dan kepolisian tetap menjadi catatan penting dalam perjalanan tugasnya. “Apa yang kami lakukan saat itu adalah bentuk tanggung jawab moral dan profesional kami untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi hukum,” ujar Frish mengenang momen tersebut.
Berikut dokumentasi kegiatan lima tahun silam yang kini menjadi bagian sejarah hubungan baik antara insan pers dan aparat penegak hukum di daerah.
Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Jonaer Silaban
