Lapas Klas IIB Lubuk Basung, Ikut Meriahkan HUT RI Ke 80 Dengan Kegiatan Pertandingan Olah Raga Antar WBP
Kab.Agam, putra buayangkara.id.
Untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan rasa patriotisme dan nasionalisme perlu diulang- ulang untuk didengar dan diresapi dalam lubuk hati yang paling dalam. Lagu Indonesia Raya merupakan keharusan dan kewajiban Lapas Klas IIB Lubuk Basung, menyiarkan setiap harinya bagi jajaran Lapas dan Warga Binaan Pemasyarakatan.
Hal tersebut diterangkan, Kalapas Lubuk Basung, Budi Suharto melalui Plh Lapas M.Niko kepada wartawan diruang kerjanya, padang lansano,Jorong Sago,Nagari Manggopoh,Kecamatan Lubuk Basung,Kabupaten Agam,Propinsi Sumatera Barat, pada Kamis 7/8/2025. Perjuangan untuk merebut kemerdekaan RI dari penjajahan penuh dengan pengorbanan harta, jiwa dan raga. Karena itulah setiap WBP wajib mendengarkan dan mengikuti apel dengan berdiri tegap saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.
Menurut catatan Plh Niko yang menjabat KTU Lapas Lubuk Basung, dalam rangka ikut memeriahkan HUT RI Ke 80 tahun, kegiatan ini diikuti oleh seluruh WBP yang kini sedang berlangsuing dalam area Lapas mulai dari pertandingan futsal, bola voli, tenis meja,sepak takraw hingga catur serta mendapatkan hadiah menarik bagi peserta yang meraih juara.
Lapas Klas II B Lubuk Basung, Ujar Plh M.Niko termasuk salah satu Lapas yang cukup baik dan aman, sekalipun daya tampung hampir melebihi setiap kamar. Ada 443 WBP dengan kasus terbesar, pemakai dan pengedar narkoba dari kalangan remaja yang bisa dikatakan menpunyai latar belakang pendidikan yang rendah.
Kedepan, Ungkap Plh M.Niko menghimbau kepada orangtua harus lebih serius dan hati- hati memperhatikan dan mendidik anak dalam pergaulan sehari- hari.Anak adalah generasi penerus keluarga dan harapan masa depan bangsa yang indah dan cemerlang.
Menyinggung lemahnya kinerja CPNS dan ASN dilingkungan Lapas Lubuk Basung, Plh M.Niko, mengungkapkan, sebagian dari CPNS dan ASN tersebut, tidak mau mendengar dan membaca aturan dan peraturan Lapas. Sehingga tidak mengerti apa yang hendak dikerjakannya. Intinya, tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya. Kedepan, kita berharap ada perubahan yang lebih baik untuk Lapas Lubuk Basung.( Leo ).
