September 27, 2026

Korban Anak Dirantai Orang Tuanya Dalam Kondisi Sehat, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Mesuji

Mesuji – Polres Mesuji membenarkan adanya peristiwa seorang anak berinisial S (6) yang ditemukan dalam keadaan terikat rantai oleh orang tuanya di Pemukiman Karya Tani, Register 45, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji.

Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali, S.T.K., mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kedua orang tua korban memiliki dua anak. Anak pertama adalah S (korban), sedangkan anak kedua berusia dua tahun menderita kelainan jantung dan bibir sumbing.

“Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Kedua orang tua korban harus membawa anak bungsu mereka ke RS Harapan Bunda, Lampung Tengah, untuk kontrol kesehatan. Karena hanya menggunakan sepeda motor dan tidak memungkinkan membawa serta korban yang dikenal sangat aktif, orang tuanya berinisiatif merantai sementara anak tersebut,” terang AKP Prenanta, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, sebelum ditinggalkan, korban telah dibekali dua bungkus roti, satu gelas air mineral, dan satu gelas kopi. Tujuannya, agar anak itu tidak bermain ke sungai di belakang rumah tanpa pengawasan.

“Orang tua korban berangkat sekitar pukul 03.00 WIB dan kembali sekitar pukul 11.00 WIB. Namun sekitar pukul 10.30 WIB, warga mengetahui kondisi tersebut dan mendobrak pintu rumah untuk melepaskan rantai di kaki korban,” tambahnya.

Saat ini, ayah tiri korban telah diamankan di Mapolres Mesuji, sementara sang ibu dipulangkan untuk menjaga anak bungsunya yang membutuhkan perawatan khusus dan tidak boleh terpapar suhu ekstrem.

Lebih lanjut, AKP Prenanta menyampaikan bahwa Polres Mesuji telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Kabupaten Mesuji serta Dinas Sosial untuk melakukan pendampingan terhadap korban. Selain itu, pemeriksaan psikologis akan dilakukan pada Selasa, 21 Oktober 2025, dengan pendampingan dari Dinas PPA Provinsi Lampung.

“Untuk kondisi korban saat ini dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik,” pungkas Kasat Reskrim. [Humas/Udin]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *