Konferensi Pers Pengungkapan Jaringan Narkoba Malaysia Indonesia
Tanjungbalai, Sumatera Utara, Putrabhayangkara.com – Sesuai intrusi Presiden ke 7 Bapak Prabowo Subianto dan serta menegaskan Bapak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk perang terhadap Narkoba secara konferehensip membuahkan hasil yang cukup memuaskan yang dilakukan oleh Polda Sumatera Utara jajaran di tiga wilayah, Batubara, Asahan dan Tanjungbalai.
Keterangan itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry.W saat konferensi Pers yang digelar di Kantor Pol Air Polres Tanjungbalai, Selasa, 24 Juni 2025 sekitar pukul 11.00 Wib sampai dengan selesai.
Dalam penyampaian Kabid Humas beliau mengatakan bahwa, “Upaya memberantas Narkoba di Sumatera Utara adalah jaringan Malaysia menuju perairan Batubara, Asahan dan Tanjungbalai serta masyarakat dan dukungan dari media terkait kebersihan narkoba yang dimulai sejak tanggal 1 Januari sampai dengan 23 Juni 2025”.
Kemudian daripada itu tuturnya lagi, sebanyak 1.432.445 juta jiwa yang terselamatkan dari jumlah tersangka sebanyak 546 orang.
Modus operandi yang dijabarkan oleh Direktur Narkoba Polda Sumatera Utara Kombes Pol Afiq, menerangkan, “Bersama sama kolaborasi Polres jajaran Tanjungbalai, Asahan dan Batubara Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan beredar atau masuknya narkoba yang berjenis Shabu sebanyak 248,73 kg, Ganja 32,30 kg, Extasi 44,256 butir, kokain, 899 gram serta obat keras berbahaya yang mengandung metomidate dan Etomidate berjenis liquid Vape”.
“Ketiga wilayah tersebut sebagai pintu masuknya narkoba jaringan Malaysia Indonesia menuju perairan Batubara Asahan dan Tanjungbalai bahkan ada yang masuk ke Labuhan Batu”.
“Para tersangka melakukan kejahatan tersebut secara Sip to Sip, Kapal Malaysia membawa narkoba ke perairan Indonesia lalu dijeput oleh kapal Indonesia yang di bagi untuk tiga wilayah”.
Namun ada juga hal harus difahami bahwa para tersangka membawa liquid Vape yang mengandung metomidate dan Etomidate (Obat Bius) yang sudah masuk Sumatera Utara khususnya di wilayah Medan.
Keterangan lanjutan yang disampaikan Kapolres Tanjungbalai, AKBP Yon Edi Winara, “Polres Tanjungbalai terus siap dan siaga menjaga perairan dan batas wilayah dengan garis pantai secara professional serta termasuk tempat yang sudah dijaga jalur masuknya Narkoba jaringan Malaysia Indonesia menuju Tanjungbalai”.
Kapolres Asahan AKBP Afdhal, “Sejak tanggal 29 Mei sampai 23 Juni telah berhasil menggagalkan dan menangkap narkoba jenis sabu sebanyak 83 Kg dan jaringan yang dibongkar dari Malaysia menuju Indonesia”.
“Kita akan terus menerus mengejar jaringan ini dari Sumatera Utara sampai ke Malaysia”.
Namun demikian, Direktur Narkoba memberi penjelasan lagi, “Kurir yang dikendalikan oleh atasan, transporter yang menjemput diperairan dikendalikan dua kelompok melalui perairan dan darat”.
“Fenomena nya adalah Sumatera Utara untuk tiga wilayah tersebut adalah pintu masuk dan ini harus benar benar dijaga demi Sumatera Utara bebas dari Narkoba”, tutup Kombespol Afiq.
Reporter : Irwansyah
