Klinik Ummi Kalsum Kota Tanjungbalai Resmi Dibuka
Tanjungbalai, Sumatera Utara, Putrabhayangkara.com – Klinik adalah fasilitas kesehatan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan atau spesialistik, klinik juga merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan selain rumah sakit dan puskesmas.
Namun pada hari ini Selasa 4 Februari 2025 sekitar pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai telah dibuka secara resmi (Grand Opening) Klinik Ummi Kalsum yang mampu melayani pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan ringan, dan kesehatan masyarakat.
Klinik Ummi Kalsum Kota Tanjungbalai terletak di Jalan Alpokat Kelurahan Pantai Johor Kecamatan Datuk Bandar selain memiliki fasilitas lengkap juga memiliki dokter dokter ahli di bidang nya masing masing.
Pada saat acara dibuka pemilik Klinik Ummi Kalsum Kota Tanjungbalai yaitu Hj. Lamsari Batu Bara atau yang kerap disapa Hj. Lolom menyampaikan didepan para tamu bahwa nama Ummi Kalsum diambil dari nama seorang wanita yang sangat mencintai dan menyayangi 14 anak anak nya.
“Ummi Kalsum itu adalah nama orang tua perempuan kami yang senantiasa berjuang bersama ayah demi kebahagiaan anak anak nya dan bukan hanya sekedar nama biasa saja melainkan sesuatu inspirasi yang membuat kami adik beradik kompak sampai sekarang”, tutur Lolom.
“Ibu itu adalah tonggak utama bagi kami sehingga kami bisa berdiri kokoh, maka dari itu Klinik yang kami dirikan dengan nama Klinik Ummi Kalsum yang bertujuan untuk melayani pasien dengan baik sebagaimana kami menyebut ‘Melayani Sehangat Keluarga’, jelas Lolom lagi.
“Klinik Ummi Kalsum yang kami dirikan ini terbuka untuk umum dengan bertujuan melayani masyarakat sebaik baiknya tanpa ada memandang Ras, Agama dan Fisik, kerana kesehatan masyarakat itu adalah tujuan utama kami”, tambah Lolom lagi.
“Maka dari itu saya menunjuk CEO Klinik Ummi Kalsum adalah anak laki laki saya dr. Alfi Ridho dan adik perempuan saya Mayangsari Batubara sebagai pengawas”, tutup Lolom.
Kendati sedemikian, setelah penyampaian yang di utarakan oleh Hj. Lolom lalu di ikuti oleh Mayangsari Batubara selaku pengawas Klinik Ummi Kalsum.
Dalam penyampaian Mayangsari beliau mengatakan bahwa, “Klinik Ummi Kalsum sebuah nama dengan harga mati dan tidak ada sistem tawar menawar”.
“Kerana itu bukan hanya sekedar nama biasa saja melainkan sebuah nama seorang wanita yang sangat luar biasa”.
“Kami mendirikan Klinik Ummi Kalsum ini dengan harapan, keinginan atau cita cita utama yaitu agar bisa membantu masyarakat”.
“Bergerak di bidang kesehatan itu merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik dan benar dengan tujuan pelayanan yang luar biasa”.
“Sebaimana Allah menjelaskan dalam hadist nya, barang siapa yang mempermudah urusan orang lain maka Allah akan mempermudah jalan baginya”.
Dipenutup kata sambutan Mayangsari, iya mengatakan, “Kesehatan pasien dalam berobat itu cuma 20 persen selebihnya adalah keyakinan yang kuat dari pasien serta pelayanan serta sambutan yang hangat, sehangat kita hidup didalam keluarga”.
Kemudian daripada itu, dr. Alfi Ridho selaku CEO Klinik Ummi Kalsum menjelaskan kepada awak media, “Ini adalah sebuah karya nyata bukan kita bertanya apa yang diberikan pemerintah kepada masyarakat tapi selaku masyarakat harus peduli sesama”.
“Penangan Medis kepada pasien yang datang itu merupakan tanggung jawab pihak Klinik maka dari itu tetap kami sampaikan bahwa kami melayani pasien dengan sistem, ‘,Melayani Sehangat Keluarga’.
“Kami juga membuka Poli Umum dan Poli Gigi dengan terbagi ruangan sebanyak 11 ruangan kamar inap dengan 9 Bed atau tempat tidur, kemudian kami juga membuka ruangan IGD dengan petugas yang aktif selama 24 jam”.
Reporter : Irwansyah
