September 25, 2026

Khidmat, Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Digelar di Papua Tengah

IMG-20260701-WA0027

NABIRE, Putrabhayangkara.id – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Papua Tengah menjadi panggung penegasan komitmen Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan semakin dekat dengan masyarakat. Dalam upacara yang digelar di Lapangan Bandara Lama Nabire, Rabu (1/7/2026).

Upacara dipimpin Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini selaku Inspektur Upacara. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, unsur Forkopimda Papua Tengah, pejabat utama Polda Papua Tengah, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Membacakan amanat Presiden, Kapolda menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian seluruh anggota Polri yang terus bekerja menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika tantangan yang semakin kompleks.

Presiden menegaskan, tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bahwa seluruh pengabdian Polri harus berorientasi pada pelayanan yang cepat, profesional, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Presiden, keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang adil, responsif, dan berintegritas.

Dalam amanatnya, Presiden juga mengingatkan bahwa Polri menghadapi tantangan yang semakin berat, mulai dari ancaman kejahatan siber, kejahatan transnasional, penyalahgunaan narkotika, hingga dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Karena itu, Polri dituntut terus melakukan transformasi kelembagaan agar semakin adaptif, prediktif, dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi.

Presiden turut mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung berbagai program prioritas nasional, di antaranya pengamanan Program Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi jagung nasional, pemberantasan narkoba, penyelundupan dan judi online, pembangunan rumah bagi anggota Polri dan masyarakat, hingga pengamanan investasi serta proyek-proyek strategis nasional.

Untuk memperkuat institusi, Presiden memberikan lima arahan strategis kepada seluruh jajaran Polri, yakni mempercepat reformasi kelembagaan yang profesional, transparan dan akuntabel, meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, membangun organisasi yang adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis, serta menjaga integritas guna meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Presiden mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah fondasi utama bagi Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” tegas Presiden dalam amanat yang dibacakan Kapolda Papua Tengah.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol semakin eratnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mengawal pembangunan di Papua Tengah.

MPB ABIRAYANTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *