September 27, 2026

Ketum PRN, J. Frist Manalu: Pejabat Sibuk Seremonial, Rakyat Sibuk Bertahan Hidup

Pematangsiantar — 10 Oktober 2025

Ketua Umum Perisai Rakyat Nusantara (PRN), J. Frist Manalu, S.Kom., melontarkan kritik keras terhadap fenomena pejabat publik yang lebih sibuk tampil dalam kegiatan seremonial ketimbang bekerja nyata menepati janji kampanye mereka.

Menurutnya, banyak pejabat setelah terpilih justru menjadikan jabatan sebagai panggung pencitraan pribadi, bukan alat pengabdian kepada rakyat. “Setelah terpilih, banyak pejabat lupa arah perjuangan. Jabatan dijadikan panggung, bukan pengabdian. Rakyat hanya disuguhi gambar dan seremoni, sementara janji kampanye tak kunjung ditepati,” tegas J. Frist dalam pernyataannya di Pematangsiantar, Jumat (10/10/2025).

Ia menilai, politik yang semestinya menjadi sarana perubahan kini bergeser menjadi ajang membangun opini publik melalui media sosial dan pemberitaan. Padahal, kata dia, rakyat tidak menuntut kemewahan, melainkan tindakan nyata dan kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan mereka.

“Yang rakyat butuhkan itu harga bahan pokok yang stabil, lapangan kerja terbuka, dan pelayanan publik yang adil, bukan sekadar seremoni dan pose di depan kamera,” ujar Ketua Umum PRN tersebut.

Frist juga menegaskan bahwa kegiatan seremonial bukan ukuran keberhasilan. Di balik panggung megah dan sambutan hangat, katanya, masih banyak rakyat yang berjuang dalam kesulitan hidup tanpa perhatian serius dari pemerintah. Kondisi itu, menurutnya, bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi negara bila terus dibiarkan.

“Kritik ini bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk menyadarkan. Negara ini tidak butuh aktor politik, tapi pemimpin sejati — yang bekerja dalam senyap, bukan yang sibuk berswafoto,” tambahnya.

PRN berharap setiap pejabat publik berani mengembalikan makna jabatan sebagai amanah, bukan alat popularitas. “Kalau janji kampanye hanya jadi arsip, maka kepercayaan rakyat akan jadi korban. Padahal kepercayaan publik adalah fondasi utama demokrasi,” tutup J. Frist Manalu.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *