Ketua Umum HIPMI Papua Tengah Sponsor Grup Band di Reggae Festival XI, Dorong Ekonomi Kreatif Nabire
NABIRE, Putrabhayangkara.id — Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Tengah, Yoti Gire, memberikan dukungan dan sponsor secara langsung kepada sejumlah grup band Papua yang tampil dalam Papua Reggae Festival (PRF) XI di Nabire pada 16–17 Oktober 2026. Dukungan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas musisi lokal sekaligus upaya mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Papua Tengah, Minggu (18/10/2026).
Yoti berharap dukungan tersebut dapat memotivasi para musisi Papua untuk terus berkarya, mengangkat lagu-lagu daerah, serta melestarikan identitas budaya melalui musik reggae. Menurutnya, musik bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga media pemersatu masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari wilayah pegunungan hingga pesisir.
Mengusung semangat One Love, Satu Hati, Satu Irama, Papua Reggae Festival XI melibatkan 36 grup band dengan lebih dari 100 lagu daerah. Festival ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya Papua.
“Kalian sudah menjaga api budaya lewat reggae, tugas kami sebagai pengusaha adalah menjaga api ekonomi kalian tetap menyala,” ungkap Yoti.
Selain memperkuat pelestarian budaya, penyelenggaraan festival di kawasan eks Bandara Lama Nabire juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas festival memberikan kesempatan bagi Mama-Mama Papua pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, pengemudi ojek, pemilik warung, serta pelaku usaha penginapan untuk memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas pengunjung.
Yoti menilai, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, pelaku usaha, dan masyarakat agar kegiatan budaya dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta membuka peluang usaha baru.
Sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, ia menyatakan kesiapan untuk mendorong kerja sama dengan Komunitas Rasta Kribo Papua (KOKR) dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah guna menjadikan Nabire sebagai lokasi tetap Papua Reggae Festival setiap tahun. Ia juga berharap festival tersebut dapat dikembangkan menjadi bagian dari kalender wisata daerah yang berpotensi menjangkau pasar internasional.
Yoti turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Ketua KOKR Teddy Pekey, seluruh panitia, para musisi, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.
Melalui semangat One Love, One Vibe, One Papua, Yoti berharap Papua Reggae Festival terus berkembang sebagai wadah persatuan, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi kreatif, sekaligus mendorong terwujudnya Papua Tengah yang kreatif, berbudaya, dan mandiri secara ekonomi.
MPB ABIRAYANTI
