Ketua Komite SMAN 1 Batang Anai Bantah Tak Libatkan Wali Murid Terkait Dana Komite
Kota Pariaman, putra bhayangkara.id.
Adanya desas- desus ditengah masyarakat khusus wali murid yang mengatakan bahwa sumbangan yang di minta Komite SMAN I Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Propinsi Sumatera Barat, tidak melalui rapat walimurid dan hanya keputusan sepihak, terkait dana sumbangan sukarela murid pada pihak komite.
Untuk menyusuri persoalan yang sedang hangat itu, Wartawan secara langsung mewawancarai Ketua Komite SMAN I Batang Anai, Jacky Ali di lingkungan DPRD Padang Pariaman, pada Rabu 17/12/2025. Dikesempatan itu, ketika dikonfirmasi terkait, sumbangan dana bagi siswa kelas III yang membayar hingga bulan Maret 2026, Ia menerangkan, sifatnya hanya himbauan dan tak memaksa siswa dan itupun hanya beberapa siswa saja yang mampu dan mau.
Dan perlu diketahui, tambah ketua komite Jacky Ali khusus untuk kelas III saja, karena mengingat siswa tersebut tidak masuk sekolah lagi dan sudah lulus ujian, disamping memasuki bulan suci ramadhan dan hari raya idhul fitri 2026. Intinya, semua apa yang hendak dilakukan dan diputuskan pihak komite sudah melalui rapat juga sesuai prosedur.
Dana sumbangan sukarela tidak mengikat yang diberikan siswa pada komite, ujat Jacky Ali tentu dimanfaatkan sebaik- baiknya untuk keperluan kegiatan- kegiatan siswa dan ada juga untuk lingkungan sekolah, sesuai kebutuhan yang tidak melanggar. Dana komite tidak bisa diselewengkan, karena seluruh dana yang mengalir, sumbangan sukarela itu tersimpan di rekening Bank. Sedangkan untuk penarikan atau pengambilan dana, itupun harus tiga orang yang menandatangani, pihak sekolah, bendahara dan ketua komite.
Ya, jika ada beberapa gelintir walimurid yang kurang pas atas kinerja komite, itu biasa- biasa saja.Dan perlu diketahui bahwa pihak sekolah dan komite sudah bekerja secara transparan dan profesional,” terang Jacky Ketua Komite yang mengaku tidak ada gajinya di organisasi ini.
Komite SMAN I Batang Anai, tegas Jacky Ali dalam rapat wali murid menyepakati, untuk dana sumbangan Rp. 100.000, Rp. 50.000, hingga Rp.25.000,- perbulannya.Dan bahkan banyak juga yang tak mampu membayar. Semua apa yang kami lakukan ini demi untuk kemajuan siswa dan sekolah.Bagi siswa yang berprestasi,namun tak mampu biaya, komite bersama sekolah mencarikan bapak angkat dari perusahaan BUMN untuk siswa tersebut, agar dapat dibiayai hingga tamat sekolah.( Leo ).
