September 26, 2026

Kericuhan Unjuk Rasa Nelayan di Pangandaran, Kapolres Turun Langsung Redam Massa

PANGANDARAN, JAWA BARAT – Kericuhan hebat terjadi dalam aksi unjuk rasa para nelayan di depan Pendopo Bupati Pangandaran pada Kamis (24/7/2025). Aksi memanas setelah massa tidak berhasil bertemu langsung dengan Bupati, hingga akhirnya kemarahan mereka meledak dalam bentuk perusakan gerbang pendopo dan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar).

Ketegangan semakin meningkat saat massa yang tergabung dalam Forum Benih Bening Lobster (BBL) merasa aspirasinya diabaikan. Awalnya, aksi ini bertujuan menuntut penerbitan Surat Keterangan Asal Benih (SKAB), namun berubah menjadi amuk massa ketika tuntutan tak kunjung ditanggapi. Setelah berhasil menjebol gerbang, mereka melampiaskan kemarahan dengan memecahkan kaca dan merusak bodi mobil Damkar menggunakan benda keras.

Situasi yang nyaris tak terkendali itu akhirnya berhasil diredam setelah Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi dan menembus kerumunan massa. Dengan menggunakan pengeras suara, Kapolres berdiri di garis depan dan menyampaikan imbauan kepada para pengunjuk rasa.

> “Saudara-saudaraku, tolong dengarkan saya! Kami siap memfasilitasi, kami siap mendukung pemerintah dan masyarakat, khususnya nelayan,” seru Kapolres tegas di tengah kerumunan.

Kapolres juga menyampaikan pesan yang lebih personal dan menenangkan:

> “Saya titip, semoga Pangandaran tetap kondusif. Kami siap mengawal proses ini hingga ada solusi. Mari kita selesaikan dengan cara yang terhormat, bukan dengan perusakan,” lanjutnya.

Seruan itu mendapat respons positif. Massa yang sebelumnya emosional perlahan mulai tenang dan mendengarkan. Setelah melakukan diskusi singkat dengan koordinator lapangan dan menegaskan kembali komitmennya, Kapolres berhasil membujuk massa untuk membubarkan diri secara tertib.

Tindakan cepat dan keberanian Kapolres dinilai berhasil mencegah meluasnya kericuhan dan potensi jatuhnya korban jiwa, meskipun insiden tersebut meninggalkan kerusakan materiel pada aset publik.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Pangandaran akan terus bekerja secara **profesional, proporsional**, dan **akuntabel** dalam menangani persoalan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat.

**Red: Ruli**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *