September 25, 2026

Kehadiran SPPG Yayasan Sakera Muda Pangan Taddan, Diharapkan Tekan Angka Stunting Serta Dongkrak Perekonomian Lokal

Putrabhayangkara.id

SAMPANG, – Kembali, dapur makanan bergizi gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sakera Muda Pangan Taddan resmi di Launching oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi di Jalan KH. Abdul Basid Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, Selasa (18 November 2025).

Selain dihadiri orang nomer wahid di Kabupaten Sampang
Gelar acara peresmian dapur MBG dihadiri pula Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, Dandim 0828 Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S. T yang diwakilkan, Kepala Baznas Sampang KH. Rouf, Forkopincam Camplong, serta tokoh ulama, tokoh masyarakat, Owner SPPG Nurita Sari beserta para karyawan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz menyampaikan apresiasi dengan bertambahnya jumlah SPPG di Kabupaten Sampang. Menurut Lora Mahfudz

“Semakin banyak SPPG yang mendapat izin operasi penyelenggaraan maka, Program MBG menjadi indikator positif atas kepercayaan pemerintah pusat kepada Kabupaten Sampang. untuk itu, kami berharap untuk pelaksanaannya berjalan dengan baik, dan bisa dipastikan Makanan sesuai menu yang ada, serta makanan bergizi gratis (MBG) sudah memenuhi standart nilai gizi yang sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, ” terang H. Ahmad Mahfudz Wabub Sampang.

Mengingat SPPG di Desa Taddan ini menyasar ke 32 Lembaga di Kecamatan Camplong dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2500 orang.

“Kami berharap pelaksanaannya berjalan baik, dan lancar untuk memastikan makanan yang di distribusikan ke lembaga layak konsumsi, dan pendistribusian tepat waktu,” pungkasnya. .

Wakil Bupati Sampang juga menambahkan

“Bahwa MBG merupakan program nasional yang harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Menurut Wabup Sampang, keberadaan MBG diharapkan dapat menekan angka stunting di Kabupaten Sampang. Kendati demikian untuk Kabupaten Sampang membutuhkan sekitar 93 SPPG untuk memenuhi target. Yang mana saat ini sudah ada 40 dapur yang berjalan, 43 dapur baru mendapatkan izin sehingga masih ada kekurangan yang harus terpenuhi. untuk itu, Program MBG bukan sekedar pemenuhan gizi terhadap anak. namun diharapkan berdampak manfaat, dan dapat menggerakkan perekonomian lokal yang dapat menjadi penyedia bahan pangan. untuk itu, saya berharap program ini dapat berjalan dengan baik, menjaga kualitas makanan, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sampang,” ungkap Wabup sampang yang akrab disapa Ra’ Mahfudz.

 

Reporter Sampang

Alman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *