Kapolres Tolikara Pimpin Pengamanan, Personel Gabungan Berupaya Pulihkan Situasi Kota Karubaga
Tolikara (Karubaga), Papua Pegunungan, MPB — Kepolisian Resor Tolikara bersama TNI dan unsur pengamanan terkait terus melakukan langkah-langkah pengamanan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Rabu (28/10/2026).
Langkah pengamanan tersebut dilakukan menyusul berlanjutnya ketegangan antara dua kelompok masyarakat pada pukul 15.38 hingga 18.06 WIT di sejumlah titik di Kota Karubaga.
Berdasarkan laporan yang diterima, situasi berkembang setelah salah satu kelompok masyarakat melaksanakan tradisi pemanggilan arwah dengan berkeliling di sekitar Bandar Udara Karubaga dan Lapangan Merah Putih. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling serang di beberapa ruas jalan, antara lain Jalan Kogome, Jalan Irian, Jalan Losmen, Jalan Ifar Gunung, dan Jalan Kota Baru.
Menanggapi perkembangan tersebut, Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., bersama Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf. Derek S. Rumbino, turun langsung memimpin upaya pengamanan dengan melibatkan personel gabungan Polres Tolikara, Brimob BKO Kabupaten Tolikara, Kodim 1716/Tolikara, serta Satgas Rajawali V.
Personel gabungan berupaya mengendalikan situasi, memisahkan kedua kelompok, serta mencegah ketegangan meluas dan berdampak lebih jauh terhadap keselamatan masyarakat maupun aktivitas warga setempat.
Dalam keterangannya, Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw S.H., M.H. menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan pemulihan situasi keamanan menjadi prioritas utama.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terpancing oleh provokasi, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tolikara agar situasi dapat kembali aman dan kondusif.”
Kapolres juga mengajak para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh pihak yang memiliki pengaruh di tengah masyarakat untuk membantu meredakan ketegangan, mengedepankan komunikasi dan penyelesaian secara damai, serta mencegah keterlibatan warga lainnya dalam aksi yang dapat membahayakan keselamatan bersama.
Berdasarkan data sementara, dampak kejadian tersebut meliputi satu honai dan satu rumah yang terbakar. Selain itu, laporan awal mencatat sekitar 80 orang dari kelompok keluarga almarhum D.K. mendapatkan penanganan di RSUD Karubaga, sedangkan sekitar 50 orang dari kelompok keluarga almarhum Y.W. mendapatkan penanganan di Puskesmas Karubaga.
Identitas para korban masih dalam proses penyelidikan dan pendataan lebih lanjut. Data tersebut merupakan informasi sementara yang masih memerlukan verifikasi dari pihak terkait.
Polres Tolikara bersama TNI dan unsur terkait terus melakukan pemantauan serta langkah-langkah pengamanan untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh. Koordinasi dengan pihak pelayanan kesehatan juga penting untuk memastikan warga yang membutuhkan pertolongan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.
Kapolres kembali mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menghindari titik-titik ketegangan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan kesempatan kepada aparat dan para tokoh setempat untuk mengupayakan penyelesaian secara damai.
Humas Polres Tolikara
Polisi Bersama Masyarakat
Penulis : Adiyat
