Kapolres Nabire Imbau Masyarakat Tetap Tenang Jelang Aksi KNPB 15 Agustus
Nabire, Putrabhayangkara.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nabire menggelar rapat koordinasi pada Kamis (13/8/2026) guna membahas kesiapan pengamanan dan pelayanan terhadap penyampaian aspirasi masyarakat yang mengatasnamakan organisasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang direncanakan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Rapat tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta para pemangku kepentingan terkait untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., CPHR., menegaskan bahwa tujuan utama rapat Forkopimda adalah membangun kesepahaman bersama dalam menjaga situasi Kabupaten Nabire tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya penyampaian aspirasi maupun rangkaian kegiatan menjelang peringatan kemerdekaan RI.
“Kami ingin seluruh unsur Forkopimda memiliki satu tujuan dan satu komitmen yang sama, yaitu menjaga kebersamaan serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung maupun menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Kapolres.
Terkait rencana aksi yang mengangkat sejumlah isu, termasuk militerisme, New York Agreement, hingga isu politik Papua, Kapolres mengimbau masyarakat Kabupaten Nabire untuk tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.
“Masyarakat tidak perlu takut dan jangan mudah terprovokasi oleh ajakan ataupun informasi yang beredar di media sosial yang belum jelas kebenarannya. Tetap beraktivitas seperti biasa dan percayakan sepenuhnya kepada aparat keamanan,” tegasnya.
Kapolres juga memastikan bahwa Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah, didukung personel TNI dari Korem, Kodim, satuan batalyon, serta Brimob, telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan guna menjamin keamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, pengalaman pengamanan sejumlah aksi sebelumnya menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi dapat berjalan tertib, aman, dan lancar apabila seluruh pihak menjunjung tinggi koordinasi serta mematuhi aturan yang berlaku.
“Kami berharap penyampaian aspirasi pada 15 Agustus nanti dapat berlangsung dengan aman dan tertib seperti kegiatan-kegiatan sebelumnya. Kunci utamanya adalah komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik antara penyelenggara kegiatan dengan aparat keamanan,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat TNI-Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, stakeholder terkait, serta para koordinator lapangan aksi.
Ia berharap para penanggung jawab kegiatan dapat terus berkoordinasi secara terbuka dengan aparat keamanan sehingga setiap tahapan kegiatan, mulai dari keberangkatan massa hingga kembali ke tempat masing-masing, dapat berjalan dengan aman dan terkendali.
“Apabila komunikasi dan koordinasi berjalan baik, maka seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung kondusif. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Nabire tetap aman, damai, dan harmonis,” pungkas Kapolres.
Forkopimda Nabire berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan persuasif dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan stabilitas keamanan daerah tetap terjaga menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
MPB ABIRAYANTI
