Kapolres Nabire Apresiasi Aksi GPMI Penyampaian Aspirasi yang Berjalan Damai
Nabire, Putrabhayangkara.id – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR menyatakan bahwa koordinasi yang baik antara aparat keamanan dan peserta aksi menjadi faktor utama sehingga penyampaian aspirasi yang berlangsung di Kota Nabire dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, Nabire (23/7/2026).
Menurut Kapolres, pada awal pelaksanaan aksi sempat terjadi perbedaan pandangan di internal koordinator lapangan (korlap), sehingga proses keberangkatan massa menuju lokasi penyampaian aspirasi sedikit tertunda. Namun, berkat komunikasi yang intensif dan pendekatan persuasif, situasi dapat segera dikendalikan.
“Koordinasi di lapangan akhirnya berjalan jauh lebih lancar. Memang sempat ada perbedaan pendapat di antara korlap, namun semuanya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, keberhasilan pengamanan tidak lepas dari sinergi seluruh unsur pengamanan, mulai dari Polres Nabire, Kodim 1705/Nabire, Lanal Nabire, personel Polda Papua Tengah, Brimob Yon A, Satgas ODC, hingga jajaran TNI lainnya.
“Kami semua sepakat mengedepankan pendekatan humanis dan penuh kesabaran dalam melayani penyampaian aspirasi masyarakat. Dengan memahami karakter peserta aksi, komunikasi berjalan baik sehingga proses penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan cepat dan selesai sesuai harapan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau agar peserta aksi tidak lagi melakukan pembakaran benda di tengah demonstrasi. Menurutnya, aksi membakar karton maupun sampah plastik hanya berpotensi menimbulkan ketegangan, mengganggu kesehatan akibat asap, serta meningkatkan risiko gangguan keamanan.
Ia meminta seluruh peserta aksi ke depan tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan memberikan kesempatan kepada pihak yang menerima aspirasi untuk menjalankan mekanisme sesuai prosedur.
Kapolres turut menyinggung insiden kecil yang terjadi saat sebagian massa memaksakan melakukan long march tanpa melalui koordinasi dengan aparat. Meski demikian, situasi tetap dapat dikendalikan berkat kesigapan personel gabungan yang mengedepankan sikap profesional dan tidak mudah terpancing.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk membangun koordinasi yang lebih baik ke depan. Dengan komunikasi yang baik, pengamanan dapat dilakukan secara maksimal sehingga penyampaian aspirasi tetap berlangsung aman dan tertib,” ujarnya.
Hingga berakhirnya kegiatan sekitar pukul 14.30 WIT, seluruh rangkaian aksi berlangsung kondusif. Massa aksi membubarkan diri secara tertib dan kembali ke titik kumpul masing-masing, sementara situasi keamanan di wilayah Kota Nabire tetap aman dan terkendali.
MPB ABIRAYANTI
