Kapolda Papua Tengah Pimpin Upacara Kesadaran Nasional dan Anugerahkan Satyalancana Pengabdian di Polres Nabire
Nabire – Semangat pengabdian dan loyalitas kepada bangsa kembali diteguhkan melalui pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Tanda Kehormatan, yang digelar di Lapangan Apel Polres Nabire, Senin pagi (19/1/2026) pukul 07.30 WIT.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., dan diikuti oleh jajaran Pejabat Utama Polda Papua Tengah, personel Polres Nabire, unsur Sat Brimob, Ditsamapta, serta gabungan Perwira Menengah dan Perwira Pertama. Kehadiran ratusan personel dengan sikap disiplin dan penuh khidmat menjadi simbol kuat soliditas Polri di wilayah Papua Tengah.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan sarat makna, diawali dengan penghormatan pasukan, pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, hingga pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman moral insan Bhayangkara. Momentum penting kemudian ditandai dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 131/TK/Tahun 2025 tanggal 15 Desember 2025.
Sebanyak empat personel Polri menerima penghargaan negara atas dedikasi dan masa pengabdian mereka, yakni:
IPTU Zulkifli Kawi K, penerima Satyalancana Pengabdian 32 Tahun,
IPTU Sugiarto, Satyalancana Pengabdian 24 Tahun,
IPDA Muhammad Irfan Akbar Amirullah, S.H., Satyalancana Pengabdian 16 Tahun, dan
Brigpol Theresyah Frikha Andiko, S.Akun, Satyalancana Pengabdian 8 Tahun.
Dalam amanatnya, Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi bagi setiap personel Polri untuk menilai kembali integritas, profesionalisme, dan komitmen pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan, soliditas internal, serta sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan kamtibmas yang semakin kompleks di Papua Tengah.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi negara, namun bukan tujuan utama pengabdian. Yang terpenting adalah keikhlasan dalam menjalankan tugas, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” tegas Kapolda.
Upacara ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, doa bersama, serta penghormatan terakhir kepada Inspektur Upacara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.
Melalui momentum ini, Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan disiplin, etos kerja, dan profesionalisme, demi menjaga kepercayaan publik serta menghadirkan Polri yang Presisi dan humanis di Tanah Papua.
MPB ABIRAYANTI
