September 25, 2026

Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kapuas 2025

Pontianak — Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Drs. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.

menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Kapuas 2025”, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Barat, sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kamis (19/12/2025).

Apel tersebut dihadiri oleh Kepala BNNP Kalimantan Barat, unsur Forkopimda Provinsi Kalbar atau yang mewakili, perwakilan Gubernur Kalimantan Barat, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Wakapolda Kalbar, pejabat utama Polda Kalbar, serta seluruh peserta apel gabungan.

Dalam amanat Kapolri, Kapolda Kalbar mengajak seluruh peserta apel untuk menundukkan kepala sejenak mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di Sumatera dan sejumlah wilayah Indonesia.

“Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, serta seluruh elemen bangsa dianugerahi kekuatan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ucap Kapolda.

Kapolda menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Ia menjelaskan, momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan agenda nasional tahunan yang berdampak pada peningkatan mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Natal 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Kapolda juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi BMKG, terdapat beberapa sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, seiring dengan puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026.

“Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi, sehingga pengamanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra,” tegasnya.

Untuk itu, Polri bersama stakeholder terkait menggelar Operasi Lilin 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, dan 55.289 personel instansi terkait lainnya.

Sebanyak 2.936 pos pengamanan telah disiapkan, yang terdiri dari 1.870 pos pengamanan, 763 pos pelayanan, dan 303 pos terpadu, untuk mengamankan 44.436 objek, meliputi gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata, serta lokasi perayaan malam tahun baru.

Kapolda menekankan pentingnya pengaturan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, antisipasi terorisme, pencegahan kejahatan konvensional, kesiapsiagaan bencana alam, serta pemanfaatan teknologi dalam pengendalian arus lalu lintas. Ia juga mengingatkan optimalisasi layanan darurat 110 sebagai sarana respons cepat terhadap laporan masyarakat.

Di akhir amanatnya, Kapolda Kalbar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, BNPB, BMKG, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga seluruh mitra kamtibmas.

“Keberhasilan pengamanan Nataru adalah tanggung jawab kita bersama. Jaga soliditas, sinergitas, dan niatkan setiap tugas sebagai ladang ibadah,” pesan Kapolda.

Kapolda menutup amanat dengan mengucapkan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seraya berharap seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif demi pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Sabirin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *