Jembatan Pintu Masuk Dan Keluar Kendaraan Dan masyarakat Hendak Naik Kapal Di Dermaga Tuapejat Memprihatinkan
Pulau Mentawai, putra bhayangkara.id.
Pelabuhan Penyeberangan Tua Peijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Propinsi Sumatera Barat, sebagai tempat hilir mudiknya kendaraan dan masyarakat yang hendak pulang dan pergi dalam beraktifitas mulai dari pedagang hingga pegawai negeri sipil. Hampir di setiap hari kerja, ribuan masyarakat dan puluhan kendaraan yang hendak menyebarang dari dermaga Tua Peijat nuju Kota Padang, Siberut dan Sikakap.
Dari investigasi lapangan yang dilakukan Wartawan, pada Minggu 26/102025 dilokasi pelabuhan penyeberangan Tua Peijat nampak dengan jelas jembatan penyeberangan menuju naik kapal Gombolo dan Ambu- Ambu, kiri dan kanan jembatan, sangat memperihatinkan, karena sudah ada yang patah besinya, diduga ada pembiaran dari instansi terkait, pihak perhubungan dan pelindo sebagai pihak yang bertanggung jawab demi untuk keselamatan masyarakat.
Adanya dugaan pembiaran atas patahnya kiri dan kanan besi pembatas yang sudah cukup lama tidak diperbaiki, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( PPWI ) Cabang Kepulauan Mentawai, Agustinus Zai ketika dikonfirmasi, menegaskan, kepada pihak terkait, Dinas Perhubungan dan Pelindo untuk segera turun langsung, memperbaiki jembatan penyeberangan Tua Peijat pintu masuk, miri dan kanan yang rusak. Pelayanan dan keselamatan publik harus menjadi utama. Dan jangan setelah jatuh korban, baru diperbaiki.
” PPWI menghimbau kepada pihak pengelola dermaga untuk pro aktif dan jangan menutup mata.
Begitu derasnya, dana mengalir ke pihak pengelola pelabuhan penyeberangan dari penjualan tiket masyarakat juga ongkos kendaraan roda empat dan dua, masa sekecil ini yang rusak tidak mampu diperbaiki,”ungkap Ketua PPWI Pulau Mentawai.( Leo ).
