September 25, 2026

​Jelang Aksi Front Rakyat Bergerak, Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Siaga Satu di Nabire

IMG-20260406-WA0042

Media Putra Bhayangkara.id, ​NABIRE (Papua Tengah) – Situasi keamanan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dilaporkan meningkat menjelang rencana demonstrasi yang akan digelar oleh Front Rakyat Bergerak pada Selasa (7/4/2026). Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aparat gabungan TNI-Polri telah menyiagakan ratusan personel bersenjata lengkap di berbagai titik strategis.

​Langkah preventif ini diambil menyusul adanya kebuntuan komunikasi antara pihak penyelenggara aksi dengan aparat kepolisian. Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, mengungkapkan bahwa pihaknya menangkap kesan tertutup dari kelompok penanggung jawab aksi.

​Menurut AKBP Samuel, meskipun surat pemberitahuan aksi telah diterima, pihak penyelenggara tidak menunjukkan iktikad baik untuk berkoordinasi mengenai teknis lapangan.

​”Kami sudah mengundang mereka untuk berkoordinasi pukul 11.00 siang tadi. Awalnya mereka menyatakan bersedia hadir, namun pada kenyatannya mereka tidak datang tanpa alasan yang jelas,” ujar AKBP Samuel saat memimpin rapat bersama jajaran Forkopimda, Senin (6/4).
​Sikap tersebut memicu kekhawatiran aparat mengenai niat di balik aksi tersebut. Samuel menegaskan bahwa ruang komunikasi terbuka sangat penting untuk memastikan aspirasi tersampaikan tanpa mengorbankan ketertiban umum. Ia juga menyayangkan sikap bungkam tersebut yang justru memicu kecurigaan adanya agenda tersembunyi.

​Rincian Kekuatan Personel “Pagar Betis”
​Untuk menjamin stabilitas wilayah dan keamanan warga sipil, otoritas keamanan telah membentuk formasi pengamanan berlapis yang melibatkan berbagai satuan. Berikut adalah rincian kekuatan gabungan yang diterjunkan:

Polres Nabire 326 Personel
TNI Gabungan (Brigif, Kodim, Yonif 754/753, Lanal) 245 Personel
Brimob BKO & Polda Papua 54 Personel
Polda Papua Tengah 60 Personel
Dukungan Satpol PP Satpol PP Prov. Papua Tengah

Imbauan kepada Masyarakat
​Meski kehadiran aparat terlihat mencolok di beberapa sudut kota, Kapolres meminta warga Nabire untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu provokatif yang beredar di media sosial.

​”Kami hadir untuk memastikan keamanan semua pihak. Kami harap masyarakat tetap tenang, menjalankan aktivitas seperti biasa, dan jangan mudah terprovokasi oleh isu yang tidak jelas sumbernya,” pungkas Samuel.
​Hingga berita ini diturunkan, patroli skala besar terus dilakukan untuk memastikan situasi di Nabire tetap kondusif menjelang hari pelaksanaan aksi.
(MPB/Kord/PT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *