September 27, 2026

Gempabumi Doublet M5.5 dan M5.6 Guncang Tapanuli Utara: Warga Diminta Tetap Waspada

Tapanuli Utara, Rabu 19 Maret 2025

Wilayah Tapanuli Utara dan sekitarnya diguncang oleh dua gempa bumi utama atau doublet earthquake dengan magnitudo M5.5 dan M5.6 pada Selasa dini hari (18/3) sekitar pukul 05:22 WIB. Guncangan ini cukup kuat dan terasa di beberapa daerah, termasuk Tarutung dengan intensitas IV – V MMI, serta di Sibolga dan Padang Sidempuan dengan intensitas III MMI.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa utama ini disusul oleh serangkaian gempa susulan dengan kekuatan bervariasi, mulai dari M2.0 hingga M3.7. Total terdapat 18 gempa susulan yang tercatat hingga pukul 21:42 WIB. Salah satu gempa susulan yang dirasakan masyarakat terjadi pada pukul 09:16 WIB dengan magnitudo M3.3, serta pada pukul 20:42 WIB dengan magnitudo M3.7.

Dampak Gempa dan Imbauan BMKG

Guncangan gempa menyebabkan kepanikan di beberapa wilayah, terutama di Tarutung yang merasakan guncangan terkuat. Warga berhamburan keluar rumah untuk menghindari risiko bangunan roboh. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan signifikan, namun masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan waspada terhadap potensi gempa susulan.

BMKG menegaskan bahwa fenomena doublet earthquake merupakan kejadian alam yang wajar di wilayah tektonik aktif seperti Sumatra. Biasanya, setelah gempa utama, akan ada gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil yang berangsur melemah seiring waktu. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada berita hoaks yang beredar di media sosial.

Langkah-Langkah Antisipasi bagi Masyarakat

Masyarakat di Tapanuli Utara dan sekitarnya diminta untuk tetap waspada dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik

Jika terjadi gempa susulan, hindari berlari keluar dengan tergesa-gesa.

Cari tempat yang aman untuk berlindung, seperti di bawah meja kokoh atau di ruang terbuka yang jauh dari bangunan tinggi.

2. Periksa Kondisi Rumah dan Bangunan

Pastikan tidak ada retakan atau kerusakan yang membahayakan.

Jika rumah mengalami kerusakan parah, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

3. Hindari Tempat Rawan

Jauhi area dekat tebing atau bangunan tua yang berisiko roboh.

Waspadai kemungkinan tanah longsor di daerah perbukitan.

4. Siapkan Perlengkapan Darurat

Simpan senter, obat-obatan, makanan ringan, dan air minum dalam tas siaga.

Pastikan memiliki nomor darurat seperti BPBD, rumah sakit, atau aparat keamanan setempat.

5. Ikuti Informasi Resmi

Selalu pantau informasi terbaru dari BMKG dan instansi terkait.

Jangan mudah percaya informasi dari sumber yang tidak jelas dan berpotensi menyesatkan.

Kesimpulan

Gempa bumi doublet yang terjadi di Tapanuli Utara menegaskan bahwa wilayah ini masih sangat aktif secara tektonik. Warga diminta untuk tetap siaga, namun tidak perlu panik secara berlebihan. BMKG terus memantau perkembangan gempa susulan dan memastikan bahwa informasi yang diberikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipercaya.

Mari bersama-sama menjaga keselamatan diri dan keluarga dengan tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Jika terjadi gempa kembali, segera lakukan evakuasi sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

Tetap tenang, tetap waspada, dan selalu siap siaga!

Diterbitkan Oleh Media Putra Bhayangkara 19/3/2025. Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *