Fokuskan Perbaikan saluran jaringan irigasi tersier Program OPLAH, Upaya Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Subang-PutraBhyangkara.id
– Pemerintah melalui Kementrian Pertanian Mengucurkan anggaran untuk program Optimasi Lahan atau OPLAH Pertanian
Di Kabupaten Subang Dinas Pertanian Kabupaten Subang,Jawa Barat program optimasi lahan pertanian fokus pada pembangunan sarana dan Prasarana insprastruktur Pertanian.
salah satunya Di Kecamatan Blanakan Program OPLAH fokus utama pada perbaikan jaringan saluran irigasi tersier yang tersebar di 8 dari 9 Desa.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mencegah erosi dan longsor, terutama di area persawahan yang berada di lereng atau pinggir saluran irigasi.mengingat areal pertanian di wilayah ini sebagian besar alami kekeringan ketika kemarau disebabkan kurang pasokan air dan banjir ketika musim penghujan. Di sebabkan buruknya sistem pembuangan air ke wilayah hilir .
Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Dinas Pertanian Kecamatan Blanakan Sawinan ,ketika di konpirmasi tgl,06/10/2025 menjelaskan Program OPLAH Kementrian Pertanian di wilayahnya di fokuskan kepada perbaikan jaringan saluran irigasi tersier ini merupakan bagian integral dari program ketahanan pangan daerah. “Kami melihat banyak lahan produktif yang berpotensi rusak akibat tanah tergerus ataupun pergeseran
. Dengan perbaikan sarana prasarana pertanian , kami memastikan lahan pertanian tetap stabil dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani,” ujarnya.
Menurutnya Perbaikan jaringan saluran irigasi tersier melalui program OPLAH non rawa yang menggunakan anggaran dari Sumber Anggaran APBN ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi petani.
” Selain menahan tanah, juga berfungsi untuk menjaga jalur irigasi agar tidak mudah rusak, sehingga distribusi air ke sawah dapat berjalan lancar “jelasnya
Dengan adanya pembangunan insprastruktur sarana dan prasarana pertanian melalui program optimasi lahan pertanian berupa perbaikan saluran jaringan irigasi mendapat dukungan dari Masyarakat.
Petani menyambut baik program pemerintah ini. “Sebelumnya, kami sering khawatir saat musim hujan karena air bisa menggerus tanah di pinggir sawah. Jaringan saluran irigasi ini sangat membantu kami, sawah jadi lebih aman dan kami bisa lebih tenang mengelola lahan,” ungkap Engkos Kosasih Petani Desa Jayamukti
Engkos menambahkan bahwa keberadaan saluran jaringan irigasi tersier akan membantu meningkatkan produktivitas hasil panen di wilayahnya.
Proses Pembangunan yang Melibatkan Warga
Proyek perbaikan ini juga melibatkan warga setempat dalam pengerjaannya. Hal ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan gotong royong di antara masyarakat.
“Adanya program OPLAH mendorong peningkatan produksi padi upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional “pungkasnya
(Andri)
