Event Pacu Kuda Padang Pariaman, Joki Terjatuh Dari Kuda Dan Masyarakat Kehilangan Dana Rp.5,5 Juta Serta HP
Padang Pariaman, putra bhayangkara.id.
Event Pacu Kuda Kabupaten Padang Pariaman yang bergengsi dan penuh sesak oleh ribuan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten/ Kota dan Propinsi di luar Sumatera Barat, yang secara langsung dibuka oleh Gubernur Propinsi Sumatera Barat, Mahyeldi didampingi Bupati Kabupaten Padang Pariaman, John Kenedy Aziz dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat, pada Sabtu 5/4/2025 dilapangan Pacuan Kuda, Duku Balah Aie, kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman,Propinsi Sumatera Barat.
Lomba pacuan kuda yang vakum sejak 9 tahun nan lalu, kini kembali di hidupkan oleh Bupati terpilih bertangan dingin John Kenedy Aziz dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat beserta OPD terkait, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan Kabupaten Padang Pariaman.
Dari pandangan mata wartawan setidaknya ada 25 ribu pengunjung yang ikut hadir menyaksikan lomba pacuan kuda dan bahkan banyak pengunjung yang histeris dan bersorak- sorak gembira pada kuda yang ditunggangi joki yang berlari kencang untuk mencapai titik finish.
Pada lomba pacu kuda itu, terjadi insiden, kuda yang hendak dinaiki joki untuk melakukan pacu terinjak kuda. Dan setelah beberapa menit Joki diobati oleh panitia tim medis kembali menaiki kuda untuk berpacu dan akhirnya Joki terjatuh ketanah lapangan dan diangkut oleh mobil ambulan untuk perawatan intensif. Sedangkan kudanya tanpa joki tetap berlari kencang ke titik finish dan mendapatkan juara II.
Lomba pacu kuda sebagai ajang bergengsi di Kabupaten Padang Pariaman yang dimotori Bupati JKA dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat, sedikit agak terganggu, karena banyaknya layang- layang yang dilepas oleh anak- anak dalam area pacu kuda dan sempat terhenti beberapa menit. Dan menurut salah satu tokoh masyarakat, Kh.Koto seharusnya panitia, Pol PP cepat mengambil tindakan untuk pengamanan. Kedepan baiknya tidak ada lagi hal seperti ini.
Sementara itu beberapa Wartawan yang biasa meliput kegiatan Pemkab Padang Pariaman, salah satunya, Jon PR agak merasa kecewa dengan tindakan penjual tiket masuk yang arogan. Pasalnya, ketika hendak masuk pintu lomba pacu kuda disetop dan harus membayar tiket sebesar Rp. 4000 bagi kendaraan roda dua, padahal sudah diberitahu bahwa kami wartawan untuk meliput kegiatan, namun penjual tiket tetap saja bersikeras akhirnya si wartawan jon bersama leo membayar dan bahkan penjual tiket tersebut, mengatakan kendaraan plat merah saja bayar,” katanya.
Sementara itu, dalam kegiatan lomba pacu kuda wartawan yang diundang dan biasa meliput kegiatan Pemkab Padang Pariaman, merasa kecewa dengan panitia pelaksana yang hampir tidak mau tahu dan tidak mengerti tentang kemitraan. ” Kita hadir di acara ini diundang dan baiknya, panitia memahami,” ungkap Syafruddin wartawan senior.
Dalam kegiatan lomba pacu kuda yang disaksikan oleh ribuan pasang mata, panitia secara spontan mengumumkan adanya masyarakat yang hadir merasa kena copet dengan kehilangan uang sebesar Rp. 5,5 juta beserta HP. Untuk itu, panitia menghimbau agar masyarakat waspada dan berhati- hati atas barang bawaannya.
Nampak hadir dalam kegiatan pacu kuda, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kapolda Sumbar, Danrem ,Anggota DPR RI Arizal Azis, Bupati JKA, Wakil Rahmat Hidayat, Walikota Bukittinggi, Walikota Pariaman, Yota Balad, anggota DPRD Padang Pariaman dan tokoh rantau H.Sagi yang menyumbang Rp. 50 juta serta Arizal Aziz Rp. 50 juta untuk kegiatan panitia pelaksana. ( Leo ).
