September 26, 2026

Empat Bulan Banjir Bandang Warga Temukan Satu Lagi Jenazah

IMG-20260325-WA0005

ACEH UTARA — putraBayangkara.id Satu lagi korban banjir di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, berhasil ditemukan. Jenazah Saidah (49), warga Desa Lhok Reudeup, ditemukan di sebuah kebun milik warga di Desa Biram Rayeuk, Rabu (25/3/2026) pagi.

Penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Sulaiman saat sedang berada di kebunnya. Saat itu, ia melihat sesosok tubuh yang tersangkut di antara pepohonan di area kebun miliknya. Menyadari hal tersebut, Sulaiman segera melaporkan temuan itu kepada Ismail selaku Tuha Peut Desa Biram Rayeuk.

Mendapatkan laporan tersebut, Ismail kemudian meneruskan informasi itu kepada aparat desa dan pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Petugas bersama warga setempat kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan temuan tersebut sekaligus melakukan proses evakuasi.

Saat ditemukan, jenazah Saidah berada di antara pepohonan di kebun warga dan diduga kuat terbawa arus banjir besar yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Kondisi medan yang berlumpur dan dipenuhi genangan air sempat menyulitkan proses evakuasi, namun jenazah akhirnya berhasil dibawa keluar dari lokasi.

Geuchik Desa Lhok Reudeup, Mawardi, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya Saidah, seluruh korban banjir dari desanya yang sebelumnya dinyatakan hilang kini telah ditemukan.

“Dari total 16 warga Desa Lhok Reudeup yang menjadi korban banjir, Alhamdulillah hari ini semuanya sudah ditemukan,” ujar Mawardi.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah Saidah kemudian dibawa ke kampung halamannya di Desa Lhok Reudeup untuk disemayamkan dan selanjutnya dikebumikan secara layak oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat.

Peristiwa ini menambah duka mendalam bagi masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye, khususnya warga Desa Lhok Reudeup, yang harus kehilangan belasan warganya akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

Meski demikian, warga tetap berharap agar musibah serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang dan seluruh keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *